Live Timeline
Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diproyeksi memiliki peluang untuk lanjut menguat pada perdagangan Jumat (17/10/2025). Saham apa yang menarik dicermati investor?
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup menguat sebesar 0,91% ke level 8.124,76 pada Kamis (16/10/2025). IHSG berada di level terendah 8.030,78 dan mencatatkan level tertinggi sepanjang perdagangan kemarin di level 8.148,05.
Tim Analis BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan penguatan IHSG kemarin dibarengi oleh net foreign sell Rp587,19 miliar. Pada hari ini, IHSG diproyeksi bergerak di rentang support 8.000 dan resistance 8.200
“Secara teknikal, indeks masih bertahan di atas level psikologis 8.000 dengan potensi penguatan menuju resistance 8.200–8.270,” paparnya dalam riset, Jumat (17/10/2025).
BRI Danareksa Sekuritas menilai sektor CPO berpotensi menarik seiring dengan implementasi mandatori B50, emas mendapat dukungan dari harga global yang mencetak all-time high.
“Sektor consumer berpotensi diuntungkan oleh rotasi sektor dan ekspektasi penurunan PPN. Investor juga akan mencermati rilis data FDI Indonesia sebagai katalis berikutnya.”
Pada hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan investor mencermati saham DSNG, BWPT, dan KEEN dengan rekomendasi beli.
Dalam riset terpisah, Tim Analis MNC Sekuritas menyampaikan IHSG diperkirakan saat ini masih berada di awalan dari wave (2) dari wave [3] pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya paling tidak menguji 7.720-7.937 kembali sekaligus menutup area gap yang ada.
“Cermati adanya potensi lanjutan penguatan untuk menguji 8.154–8.200,” tulisnya.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diestimasi bergerak di rentang support 8,051 dan 7,913, serta resistance 8,169 dan 8,250.
MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham BRIS, BUMI, dan PANI, serta sepeculative buy untuk saham INKP.
Berikut Rekomendasi Saham Teknikal MNC Sekuritas Hari Ini:
BRIS - Buy on Weakness
BRIS menguat 0,80% ke 2,520 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi BRIS sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 2,480-2,500; Target Price: 2,600, 2,640; Stoploss: below 2,430
BUMI - Buy on Weakness
BUMI terkoreksi ke 136 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi BUMI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv).
Buy on Weakness: 130-134; Target Price: 146, 155; Stoploss: below 127
INKP - Spec Buy
INKP terkoreksi 0,67% ke 7,400 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Selama masih mampu berada di atas 7,200 sebagai stoplossnya, maka INKP saat ini sedang berada di awal wave [v].
Buy on Weakness: 7,275-7,375; Target Price: 7,800, 8,175; Stoploss: below 7,200
PANI - Buy on Weakness
PANI menguat 0,53% ke 14,150 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, penutupannya pun mampu berada di atas MA20. Kami perkirakan, posisi PANI sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 13,900-14,100; Target Price: 14,775, 15,150; Stoploss: below 13,825
---
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.