Bisnis.com, JAKARTA — Kanada akan memberlakukan tarif baru atas sejumlah produk turunan baja, termasuk barang buatan Amerika Serikat (AS) untuk melindungi industri negaranya dari tekanan perang dagang dan banjir baja murah China.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan bea masuk baru sebesar 25% untuk produk turunan baja pada Rabu (26/11/2025) waktu setempat, sebagai bagian dari paket dukungan bagi produsen.
Tarif ini mulai berlaku 26 Desember 2025 dan mencakup impor sekitar 10 miliar dolar Kanada atau setara US$7,1 miliar, termasuk menara turbin angin, bangunan pracetak, pengencang (fasteners), dan kawat.
Seorang pejabat pemerintah Kanada menyampaikan dalam paparan latar belakang bahwa sekitar 40% produk dalam daftar tersebut biasanya diimpor dari Amerika Serikat.
Carney juga mengumumkan perpanjangan batas waktu terakhir bagi perusahaan yang ingin mengajukan pembebasan tarif atas baja asal AS yang digunakan dalam sektor manufaktur, kemasan makanan, dan pertanian. Setelah 31 Januari, perusahaan tidak dapat lagi mengajukan “tariff remission” untuk kategori tersebut.
Dalam konferensi pers, Carney menegaskan bahwa langkah-langkah ini tidak menargetkan AS.
“Ini bukan ditujukan khusus untuk AS. Ini pendekatan global untuk memberi ruang bagi produsen baja Kanada mengisi pasar,” ujarnya, dikutip dari Bloomberg, Kamis (27/11/2025).
Kebijakan ini menandai pertama kalinya Carney menambah tarif baru untuk produk asal AS sejak ia mencabut sebagian besar tarif balasan Kanada pada September lalu. Tarif 25% atas baja dan aluminium asal AS tetap berlaku, dan hingga kini Carney menolak desakan untuk menyamai tarif 50% yang diterapkan Presiden AS Donald Trump.
Keanin Loomis, Kepala Canadian Institute of Steel Construction menuturkan kebijakan ini adalah langkah maju yang sangat positif. Loomis menuturkan, pihaknya telah mendorong kebijakan serupa selama berbulan-bulan.
“Perdana Menteri Carney kini jauh lebih memahami persoalan ini dibandingkan beberapa bulan lalu," jelasnya.
Carney selama beberapa bulan terakhir berupaya meredakan ketegangan dengan Trump demi mencapai kesepakatan penurunan tarif AS pada sektor-sektor kunci.
Namun, Trump menghentikan pembicaraan pada 23 Oktober setelah tersinggung dengan iklan anti-tarif yang dirilis pemerintah Ontario. Negosiasi kecil kemungkinan akan segera dilanjutkan.
Menuju Washington
Carney memastikan akan melakukan perjalanan ke Washington pada 5 Desember 2025 untuk pengundian Piala Dunia 2026, yang akan mempertemukannya kembali dengan Trump untuk pertama kalinya dalam sekitar satu bulan. Dia juga menyebut telah berbicara dengan Trump pada Selasa, meski percakapan tersebut tidak layak diberitakan.
Carney mengatakan pembicaraan perdagangan dengan AS belum berlanjut, tetapi Kanada siap kembali bernegosiasi.
Dia juga mengumumkan rencana menurunkan ambang kuota tarif (tariff-rate quota) untuk impor baja dari negara-negara yang tidak memiliki perjanjian dagang dengan Kanada. Tarif akan diberlakukan ketika impor mencapai 20% dari volume tahun sebelumnya, turun dari batas sebelumnya 50%.
Untuk negara-negara yang memiliki perjanjian dagang—seperti Korea Selatan—tarif akan diterapkan ketika impor mencapai 75% dari level 2024, dari sebelumnya 100%. Ketentuan ini tidak berlaku untuk AS dan Meksiko.
Dukungan untuk Industri Kayu
Pemerintah Kanada juga akan menambah 500 juta dolar Kanada pada program pinjaman yang dikelola Business Development Bank of Canada untuk membantu perusahaan di sektor kayu lunak (softwood lumber). Selain itu, 500 juta dolar Kanada akan dialokasikan melalui fasilitas Large Enterprise Tariff Loan untuk menopang perusahaan di sektor tersebut.
Demi meningkatkan penjualan domestik di kedua industri, pemerintah akan menyediakan dana bagi Canadian National Railway Co. dan Canadian Pacific Kansas City Ltd. agar dapat menawarkan diskon 50% untuk pengiriman baja dan kayu di dalam Kanada.
Carney juga akan menambah dana program yang memberikan manfaat bagi pekerja yang sepakat mengurangi jam kerja akibat turunnya aktivitas usaha. Pemerintah menyiapkan lebih dari 100 juta dolar Kanada selama dua tahun untuk membantu hingga 26.000 pekerja lintas sektor.
Selain itu, Carney berjanji menerapkan kebijakan “Buy Canada” akhir tahun ini, yang mewajibkan seluruh kontrak pertahanan dan konstruksi bernilai lebih dari 25 juta dolar Kanada memprioritaskan penggunaan material Kanada, termasuk baja dan kayu. Kebijakan ini juga akan berlaku untuk program hibah dan kontribusi federal.
Dia juga menjanjikan pembentukan gugus tugas untuk mengkaji daya saing jangka panjang industri kehutanan.
Industri baja Kanada yang mengekspor ke AS terpukul keras oleh tarif 50% yang diterapkan pemerintahan Trump atas berbagai produk baja dan aluminium asing. Pemerintah federal dan Ontario belum lama ini memperpanjang pinjaman darurat bagi Algoma Steel Group Inc., produsen di Ontario yang sangat terdampak kebijakan tersebut.
Kelompok industri baja utama Kanada sebelumnya mendesak pemerintah membangun “tembok tarif” yang lebih tinggi untuk mencegah produsen baja asing membanjiri pasar Kanada karena akses mereka ke AS makin terbatas.