Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat terus mencari pilihan investasi yang tepat untuk meningkatkan aset di masa depan.
Sejumlah orang memperdebatkan lebih untung mana investasi emas atau perak. Keduanya menjadi pilihan tepat bagi sebagian orang yang ingin menyimpan uang mereka dalam bentuk investasi jangka panjang.
Namun berinvestasi emas dan perak juga memiliki risiko karena fluktuasi harga yang cepat berubah.
Berikut ini perbandingan investasi emas dan perak berdasarkan karakteristik yang berbeda dan potensi keuntungan masing-masing.
Perbandingan Investasi Emas vs Perak
Melansir situs resmi Pegadaian, emas dikenal lebih tahan terhadap fluktuasi harga dibandingkan perak. Emas dianggap sebagai aset safe haven karena cenderung stabil.
Fluktuasi yang dialami emas dinilai tidak terlalu tajam apabila ada penurunan atau peningkatan harga.
Sementara perak memiliki volatilitas yang lebih tinggi karena harganya dapat naik atau turun secara tajam dalam waktu singkat.
Fluktuasi yang tidak stabil pada perak juga disebabkan karena logam tersebut tidak hanya dijadikan aset investasi. Melainkan sebagai bahan industri elektronik dan energi terbarukan.
Kemudian dari segi harganya, emas memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan perak. Sehingga untuk investasi pasti memiliki modal dan laba yang lebih besar.
Dari segi likuiditas atau kemudahan jual-beli, emas memiliki pasar yang lebih luas. Sedangkan perak belum memiliki permintaan setinggi emas.
Sehingga saat hendak jual emas, harga jualnya tidak berbeda jauh dari harga beli. Adapun harga jual perak bisa menurun drastis karena peminatnya tidak sebanyak emas.
Mana yang Lebih Menguntungkan?
Menilik dari segi keuntungan, emas cenderung bernilai lebih stabil. Emas juga berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.
Emas menawarkan kenaikan nilai yang stabil dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 8-10% per tahun.
Sementara untuk perak, fluktuasi yang dimiliki cenderung kurang bisa diprediksi. Potensi kenaikan harga yang lebih besar bisa muncul dalam situasi tertentu, terutama ketika permintaan industri meningkat.
Namun pergerakan harga yang tajam juga membuat perak lebih berisiko mengalami penurunan nilai secara signifikan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa emas memiliki nilai yang lebih stabil dengan banyak peminat dari investor konservatif.
Emas dapat dijadikan pilihan yang tepat untuk berinvestasi jangka panjang.
Untuk perak, memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar dengan fluktuasi harga yang tajam. Sehingga cocok dijadikan investasi jangka pendek.