Bisnis.com, JAKARTA — DKI Jakarta menjadi provinsi dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi pada 2025 yakni sebesar 85,05.
Hal itu tercantum pada IPM 2025 sebesar 75,90 yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, Rabu (5/11/2025). Angka tersebut naik 0,88 poin dari 2024 yang sebesar 75,02.
"Pada 2025 IPM tertinggi dicapai DKI Jakarta 85,05 sedangkan IPM terendah Papua Pegunungan sebesar 54,91," jelas Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud pada konferensi pers, Rabu (5/11/2025).
Adapun tiga provinsi dengan IPM tertinggi adalah Jakarta sebesar 85,05, DI Yogyakarta 82,48 dan Kepulauan Riau 80,53. Masing-masing mencatat kenaikan IPM dibandingkan 2024 sebesar 0,90 poin, 0,86 poin dan 0,64 poin.
IPM Kepulauan Riau khususnya mengalami peningkatan dari status tinggi menjadi sangat tinggi. Kemudian, Papua Barat Daya mengalami kenaikan status dari IPM sedang menjadi tinggi.
Jawa Barat mengalami kenaikan IPM tertinggi yakni sebesar 0,98 poin dari perolehan 2024 menjadi 75,90 pada 2025. Sementara itu kenaikan IPM terendah yakni Papua Tengah sebesar 0,39 poin dari perolehan 2024 menjadi 60,64.
Secara terperinci, BPS menyebut IPM 2025 berada di kategori tinggi atau sebesar 75,90. Capaian itu naik 0,88 poin dari 2024 sebesar 75,02. "Sejak 2020 Indeks Pembangunan Manusia Indonesia mengalami peningkatan secara konsisten," ujar Edy.
Salah satu komponen IPM, umur harapan hidup pada 2025 sebesar 74,47 tahun. Edy menjelaskan, artinya pada 2025 rata-rata umur bayi yang baru lahir diperkirakan akan hidup hingga 74,47 tahun. Komponen itu meningkat 0,32 tahun dari 2024.
Salah satu penyebab meningkatnya umur harapan hidup masyarakat adalah kesehatan masyarakat, yang didorong oleh kesadaran melahirkan di fasilitas kesehatan dan menggunakan air minum layak. "Dan meningkatnya akses fasilitas kesehatan," lanjut Edy.
Kemudian, komponen rata-rata lama sekolah pada 2025 adalah 9,07 tahun sehingga menandakan bahwa penduduk usia 25 tahun ke atas memiliki rata-rata lama sekolah setara sekolah menengah pertama atau SMP kelas 3. Capaian itu meningkat 0,22 tahun dari 2024.
Di sisi lain, harapan lama sekolah 13,30 tahun menunjukkan penduduk Indonesia yang berusia 7 tahun pada 2025 diperkirakan akan menempuh pendidikan hingga 13,40 tahun atau setara kuliah di tahun kedua. Capaian itu naik 0,09 tahun dibandingkan 2024.
Peningkatan juga terjadi pada pengeluaran riil per kapita masyarakat yang disesuaikan sebesar Rp12.802.000 per tahun. Artinya, lanjut Edy, pengeluaran riil penduduk Indonesia pada 2025 mencapai Rp12,8 juta untuk satu tahun per kapita atau per orang.
"Meningkat Rp461.000 dibandingkan 2024. Sebagai informasi, pengeluaran riil per kapita per tahun yang telah disesuaikan rata-rata konsumsi penduduk per tahun berdasarkan harga konstan di tahun 2012 dengan wilayah rujukan Jakarta Selatan," pungkas Edy.