Bisnis.com, JAKARTA — Emiten afiliasi Prajogo Pangestu PT Petrosea Tbk (PTRO) menyampaikan anak usahanya PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) telah memperoleh kontrak dari anak usaha Petroliam Nasional Berhad atau Petronas. Nilai porsi pekerjaan HDK adalah sebesar Rp156 miliar.
Manajemen Petrosea mengungkapkan HDK memperoleh kontrak dengan anak usaha Petronas, yaitu yaitu Petronas Carigali North Madura II Ltd. yang merupakan operator tunggal di Wilayah Kerja (WK) North Madura II.
Nilai porsi pekerjaan yang menjadi bagian dari HDK adalah sebesar US$9.500.000 atau setara dengan sekitar Rp156 miliar. Dalam pengerjaan proyek yang ditandatangani pada tanggal 9 November 2024 ini, HDK berkonsorsium dengan PT Gunanusa Utama Fabricators.
Dito Danarianto Sudarbo, Wakil Presiden Direktur PT Hafar Daya Konstruksi menyampaikan ekspansi bisnis HDK merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional.
“Melalui kolaborasi dengan mitra global seperti Petronas, kami terus membuktikan kemampuan perusahaan nasional dalam menghadirkan solusi rekayasa dan konstruksi bertaraf internasional,” kata Dito dalam keterangan resminya, Jumat (7/11/2025).
Dia juga menyampaikan Hafar tidak memiliki afiliasi, hubungan kepemilikan, maupun kerja sama apapun dengan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) sebagaimana sempat diberitakan di sejumlah media sebelumnya.
“Selain itu, konsorsium antara Hafar dan Gunanusa juga tidak menyewa kapal dari CBRE,” ujarnya.
Sebagai informasi, Proyek Hidayah merupakan bagian dari pengembangan Lapangan Hidayah, di mana scope of work yang akan dilakukan oleh HDK mencakup penyediaan layanan Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) untuk Integrated Wellhead Central Processing Platform (WHCPP), serta Subsea Pipeline and Pipeline End Terminal (PLET) pada Proyek Pengembangan Lapangan Hidayah Tahap 1.
Ekspansi bisnis yang tengah dilakukan HDK merupakan bagian dari strategi pengembangan usaha PTRO yang dilakukan secara non-organik, melalui diversifikasi bisnis dan peningkatan kapabilitas terbaru di bidang Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) lepas pantai.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.