Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha KAHMI (BPP HIPKA) Kamrussamad mengatakan ekspor nonmigas Indonesia tumbuh sekitar 8,96 persen, yang menunjukkan bahwa minat pasar bagi produk-produk Indonesia di luar negeri meningkat.
“Kami memiliki optimisme, pada semester pertama 2025, ekspor untuk nonmigas tumbuh sekitar 8,96 persen. Ini menunjukkan pasar kita di global semakin meningkat,” kata Kamrussamad dalam acara hari ulang tahun HIPKA di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis.
Data semester pertama 2025, kata dia, menunjukkan ekspor nonmigas mencapai 128,39 miliar dolar AS, naik apabila dibandingkan pada semester pertama 2024 sebesar 117,83 miliar dolar AS.
Adapun nilai kumulatif ekspor nonmigas Indonesia untuk periode Januari–Desember 2024 tercatat sebesar 248,83 miliar dolar AS.
Lebih lanjut, ia menyampaikan tingginya minat pasar internasional terhadap produk-produk nonmigas Indonesia juga tercermin pada transaksi yang berlangsung di Trade Expo Indonesia.
“Transaksi yang dicapai pada Trade Expo Indonesia mencapai 22,8 miliar dolar AS. Ini menunjukkan bahwa Indonesia sebagai negara terus mendorong hilirisasi produk,” kata Kamrussamad.
Kamrussamad menekankan hilirisasi tak hanya cukup di sektor mineral dan batu bara (minerba). Menurut dia, hilirisasi juga harus digalakkan di sektor pertanian dan industri lainnya dengan pasar yang terus berkembang.
Adapun sejumlah usaha yang turut berkontribusi untuk pemasukan Indonesia meliputi makanan, kerajinan tangan, dan produk fesyen.
Oleh karena itu, tutur dia melanjutkan, HIPKA mendorong kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan untuk mengekspor UMKM dan pengusaha muda.
Selain kemitraan dengan Kementerian Perdagangan, Kamrussamad juga berharap agar ada kemitraan dengan BUMN dan pemangku kepentingan ekonomi lainnya sebagai akses rantai pasok dan pembiayaan bersama.
“HIPKA juga terus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga-lembaga riset dalam rangka pengembangan inovasi bisnis yang berbasis teknologi,” kata Kamrussamad.
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2025