Bisnis.com, JAKARTA — Huawei Device Indonesia merilis smartwatch HUAWEI WATCH GT Runner 2, perangkat yang diposisikan untuk memenuhi kebutuhan pelari modern dengan mengandalkan teknologi pemantauan performa yang presisi dan berbasis data mulai 15 April 2026.
Penjualan perdana smartwatch ini dibanderol dengan harga Rp5.499.000 melalui saluran e-commerce dan jaringan toko ritel resmi. Peluncuran ini dilakukan di tengah tren olahraga lari yang terus berkembang pesat sebagai gaya hidup produktif di berbagai kota besar di Indonesia.
Perangkat ini merupakan hasil kolaborasi teknis dengan legenda maraton dunia, Eliud Kipchoge, serta tim lari kelas dunia. Integrasi pengalaman atlet profesional tersebut bertujuan untuk menghadirkan ekosistem pelatihan yang intuitif bagi pengguna dari level harian hingga maraton.
"HUAWEI WATCH GT Runner 2 menghadirkan kombinasi Ultra Precise, Ultra Intelligent, dan Ultra Performance bagi pelari modern," tulis manajemen Huawei dalam siaran pers dikutip, Kamis (16/4/2026).
Dari sisi spesifikasi, perangkat ini menyematkan Ultra Precise Positioning System dengan arsitektur antena 3D Floating. Teknologi tersebut diklaim mampu menjaga stabilitas sinyal GPS meski digunakan di kawasan perkotaan yang padat maupun jalur pegunungan.
Huawei juga menyertakan fitur Intelligent Marathon Mode yang berfungsi sebagai asisten digital dalam merancang strategi lari. Fitur ini mampu memberikan prediksi performa, strategi pace, hingga pengingat asupan energi secara real-time bagi penggunanya.
Selain itu, terdapat fitur pemantauan lactate threshold yang memungkinkan pelari mengetahui intensitas latihan optimal tanpa bantuan alat medis tambahan. Data tersebut kemudian diolah untuk memberikan analisis komprehensif pasca-latihan guna mencegah risiko cedera akibat kelelahan berlebih.
Pada aspek durabilitas, HUAWEI WATCH GT Runner 2 menggunakan material Lightweight Titanium dan lapisan Kunlun Glass yang tahan benturan. Dengan bobot hanya 43,5 gram, perangkat ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal saat digunakan dalam intensitas tinggi.
Manajemen kesehatan didukung oleh sistem Huawei TruSense yang mengandalkan algoritma NPU dan kecerdasan artifisial (AI). Sistem ini diklaim memiliki akurasi pemantauan detak jantung hingga 98%, serta mampu menganalisis variabilitas denyut jantung (HRV) dan kualitas tidur.
Keunggulan operasional lainnya terletak pada daya tahan baterai yang mencapai 14 hari untuk penggunaan harian normal. Sementara itu, dalam mode GPS aktif untuk kebutuhan lari jarak jauh, perangkat mampu bertahan hingga 32 jam tanpa pengisian daya ulang.
Produk ini juga telah mendukung fitur fungsional harian seperti NFC dan pemindaian QR untuk kemudahan transaksi. Selain itu, perangkat ini menjamin integrasi lintas platform dengan kompatibilitas penuh untuk sistem operasi Android maupun iOS.
Selama periode first sale hingga 14 Mei 2026, Huawei menawarkan paket keuntungan eksklusif bagi konsumen dengan nilai mencapai Rp1,5 juta. Paket ini mencakup keanggotaan HUAWEI Health+, tambahan unit watch strap, serta perpanjangan masa garansi selama satu tahun.
Distribusi produk dilakukan secara serentak melalui HUAWEI Official Store di berbagai platform marketplace ternama secara online. Secara offline, konsumen dapat memperoleh perangkat ini di jaringan HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, serta mitra ritel resmi di seluruh Indonesia.