Bisnis.com, JAKARTA—Emiten afiliasi konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) melalui entitas usahanya melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pembangkit listrik jumbo berkapasitas 680 MW di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Proyek itu digarap oleh PT Guna Darma Integra yang merupakan entitas usaha yang dimiliki CUAN melalui PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI). Groundbreaking proyek yang berlokasi di kawasan industri terintegrasi Feni Haltim (FHT) Industrial Park, Halmahera Timur, Maluku Utara itu dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026).
Michael, Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi, mengatakan groundbreaking proyek pembangkit listrik itu merupakan komitmen Petrindo untuk berkontribusi serta berperan aktif dalam mendukung pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik, sekaligus terus meningkatkan nilai tambah bagi sektor energi dan industri nikel di Indonesia.
“Pembangunan pembangkit listrik ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Petrindo yang sejalan dengan visi Perusahaan dalam menciptakan nilai berkelanjutan melalui kegiatan pertambangan mineral dan energi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).
Sebagai informasi, FHT Industrial Park merupakan kawasan industri terintegrasi sebagai bagian dari implementasi strategi hilirisasi mineral pemerintah Indonesia untuk merealisasikan potensi pengembangan pusat industri baterai kendaraan listrik di dalam negeri.
Groundbreaking konstruksi proyek pembangkit listrik ini dihadiri oleh perwakilan dari pemegang saham dan manajemen GDI, FHT, kontraktor, dan beberapa bank yang akan mendanai proyek pembangkit listrik yang mana nilai estimasi proyek diperkirakan mencapai US$600 juta atau setara dengan Rp10 triliun.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.