Bisnis.com, JAKARTA—Hitachi Energy, anak usaha Hitachi Ltd. yang terdaftar di Tokyo Stock Exchange (Bursa Efek Tokyo), meluncurkan solusi AI untuk infrastruktur energi, yakni HMAX Energy.
Wolf Mueller, Managing Director, BU Service, Hitachi Energy, menyampaikan HMAX Energy mengoptimalkan perencanaan, prediksi, dan pencegahan yang memperkuat keamanan dan ketahanan energi.
Dengan dimulainya proses elektrifikasi di banyak industri dan munculnya sektor-sektor baru yang membutuhkan banyak energi mempercepat kebutuhan untuk memperluas dan memodernisasi jaringan listrik.
Di sebagian besar negara, infrastruktur jaringan listrik telah melampaui masa gunanya dan tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan listrik saat ini. Sektor ini juga menghadapi kendala utama, yakni rantai pasokan untuk peralatan jaringan listrik berada di bawah tekanan yang berat.
Hal itu memunculkan kebutuhan untuk meningkatkan ketersediaan dan memperpanjang masa guna aset yang sudah ada semakin krusial.
“Jaringan listrik yang sudah tua saat ini berada di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya ditambah lagi perlu menghadapi berbagai tantangan secara bersamaan, seperti meningkatnya permintaan energi, kompleksitas yang semakin tinggi, kendala rantai pasokan, dan kekurangan tenaga kerja. Dengan HMAX Energy, kami bermitra dengan pelanggan untuk melindungi infrastruktur krusial, mengantisipasi kegagalan lebih awal, dan menjaga keandalan pasokan listrik,” jelas Wolf Mueller dalam siaran pers, Jumat (27/3/2026).
HMAX Energy menggabungkan keahlian mendalam dan kemampuan AI terdepan di seluruh rantai nilai, mencakup peralatan infrastruktur energi utama mulai dari produk seperti switchgear dan transformator, hingga seluruh gardu induk, serta sistem kompleks HVDC dan solusi kualitas daya.
Penawaran modular HMAX Energy terstruktur di atas tiga pilar. Pertama, perencanaan, mengoptimalkan siklus hidup aset dan efisiensi operasional dengan wawasan berbasis data. Hal itu memungkinkan tim operasional dan pemeliharaan untuk membuat keputusan dan rencana yang tepat berdasarkan rekomendasi model data bertenaga AI.
Kedua, prediksi, mendeteksi masalah sejak dini dengan pemantauan aset. Menganalisis aset yang terhubung dan data lingkungan untuk mengidentifikasi gejala awal keausan dan menandai perilaku yang tidak biasa.
Ketiga, pencegahan, tindakan proaktif untuk mengurangi risiko dan memperpanjang umur aset. Pemeriksaan rutin dan model simulasi dan kinerja yang ditingkatkan AI, didukung oleh tim lapangan ahli, memaksimalkan sisa umur peralatan krusial.
HMAX Energy dibangun berdasarkan studi kasus yang kuat, yang menunjukkan bahwa respons darurat yang cepat dan pencegahan kegagalan serta perbaikan dapat mengurangi kerugian pendapatan akibat kerusakan peralatan hingga 60%.
Melalui deteksi dini, HMAX Energy juga dapat mengurangi kegagalan transformator hingga 50% dan biaya perbaikan hingga 75%, sehingga mendukung efisiensi operasional dan ketersediaan jaringan yang lebih besar.