Kota Jambi (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi menyebutkan pemberdayaan terhadap pelaku usaha kecil oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi di area ZCorner Banjuran Budayo menunjukkan hasil positif yang terlihat dari omzet mereka sampai Rp22 juta per bulan.
Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Padli di Jambi, Rabu, mengatakan saat ini terdapat 15 tenant yang menjalankan usaha di kawasan tersebut dengan bantuan modal melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif.
"Sebanyak tiga tenant merupakan program unggulan Baznas Pusat, yakni ZCoffee, ZChicken, ZMart, sementara 12 tenant lainnya merupakan pelaku usaha binaan Baznas Kota Jambi yang sebelumnya berstatus sebagai penerima zakat (mustahik)," katanya.
Ia mengatakan seluruh tenant binaan telah mengikuti proses pelatihan dan pendampingan sebelum menjalankan usaha.
Berdasarkan catatan keuangan Baznas Kota Jambi selama periode Januari hingga Maret, omzet para tenant bervariasi sesuai jenis usaha, mulai dari Rp5 juta hingga mencapai Rp22 juta per bulan.
Ia menjelaskan, pihaknya tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi juga melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar usaha para tenant terus berkembang.
Pendampingan tersebut meliputi pelatihan pemasaran, pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produk, promosi melalui media digital, serta fasilitasi mengikuti pameran di tingkat daerah maupun nasional.
Menurut dia, Program ZCorner menjadi salah satu bukti pemanfaatan zakat produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut telah membuka peluang usaha bagi 15 keluarga dan mendorong para mustahik menjadi lebih mandiri secara ekonomi.
"Sejumlah tenant yang sebelumnya menerima bantuan zakat kini telah memiliki usaha yang berkembang, aktif berinfak, bahkan beberapa di antaranya telah menjadi muzakki atau wajib membayar zakat," kata Padli.
Baznas terus berkomitmen menciptakan pelaku usaha yang mandiri sehingga manfaat zakat dapat dirasakan dalam jangka panjang dan berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026