Pekanbaru, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau melepas kontingen dengan 69 peserta untuk mewakili daerah yang terdiri atas petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha sektor pertanian serta perikanan pada Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII, 20-24 Juni 2026.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyampaikan keikutsertaan kontingen Riau dalam PENAS merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas petani dan nelayan.
Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi sarana memperluas jejaring serta memperkenalkan potensi pertanian dan perikanan Riau di tingkat nasional.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk belajar serta menjalin kerja sama dengan peserta dari berbagai daerah," katanya di Pekanbaru, Senin.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kekompakan dan nama baik Provinsi Riau selama mengikuti rangkaian kegiatan. Selain itu, para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan inovasi dan praktik terbaik kepada petani dan nelayan di daerah masing-masing.
Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Riau, Aji Suratman, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Ia menyebut dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kontingen untuk memberikan penampilan terbaik selama mengikuti kegiatan.
"Kami berkomitmen untuk membawa nama baik Provinsi Riau dan memanfaatkan ajang ini sebagai sarana menambah wawasan serta memperluas jaringan dengan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh nantinya akan kami bagikan kepada petani dan nelayan di daerah agar memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Aji.
Ia menjelaskan bahwa kontingen Riau terdiri dari perwakilan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan dari berbagai kabupaten dan kota. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Provinsi Riau.
Ia menjelaskan, peserta akan mengikuti lokakarya pengembangan teknologi produksi, studi banding, widyawisata, pameran produk unggulan daerah, pagelaran seni budaya, hingga berbagai perlombaan ketangkasan orasi dan teknis pertanian.
Gelaran akbar PENAS XVII Petani Nelayan 2026 itu dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026. Seluruh kegiatan akan dipusatkan di Gelanggang Olahraga (GOR) David Tony, Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026