Bisnis.com, JAKARTA – Emiten jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk. (ELSA) menilai pertumbuhan kinerja pendapatan yang mencapai Rp14,5 triliun pada 2025 atau tumbuh sekitar 8% dibandingkan dengan pada periode tahun sebelumnya didorong oleh penguatan operasional dan efisiensi yang berkelanjutan.
Direktur Utama Elnusa Litta Ariesca mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari langkah transformasi yang berfokus pada peningkatan kapabilitas layanan dan teknologi, optimalisasi portofolio bisnis, serta disiplin operasional.
“Upaya tersebut menjadi kunci dalam menjaga kinerja yang sehat sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap arah pertumbuhan Perseroan,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (11/3/2026).
Pertumbuhan pendapatan tersebut diikuti oleh kinerja profitabilitas yang solid. Sepanjang 2025, Elnusa mencatatkan EBITDA sebesar Rp1,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar, menunjukkan kemampuan Perseroan menjaga kualitas pertumbuhan sekaligus memperkuat fundamental bisnis secara berkelanjutan.
Kinerja Elnusa, sbutnya, secara keseluruhan didukung oleh portofolio bisnis yang terintegrasi, meliputi Jasa Hulu Migas Terintegrasi, Penjualan Barang dan Jasa Distribusi & Logistik Energi, serta Jasa Penunjang Migas.
Sepanjang 2025, segmen Penjualan Barang dan Jasa Distribusi dan Logistik Energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 60% dari total pendapatan, diikuti Jasa Hulu Migas Terintegrasi sebesar 28%, serta Jasa Penunjang Migas sebesar 12%.
Komposisi itu mencerminkan ketahanan model bisnis Elnusa dalam menghadirkan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir industri energi.
Dari sisi posisi keuangan, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp10,9 triliun dan ekuitas Rp5,3 triliun, dengan arus kas operasi Rp1,7 triliun. Perseroan juga mampu menjaga net profit margin di level 5,0%, yang menunjukkan kemampuan mempertahankan profitabilitas di tengah dinamika industri energi.
Penguatan persepsi pasar juga didukung oleh peningkatan peringkat kredit Perseroan oleh PEFINDO menjadi idAA+ pada 2025, Sebagai perusahaan terbuka, Elnusa terus menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik, transparansi informasi, serta komunikasi yang terbuka dengan investor dan pemangku kepentingan, sesuai dengan ketentuan regulator pasar modal.
Ke depan, Elnusa akan melanjutkan transformasi melalui penguatan inovasi, kapabilitas teknologi, serta optimalisasi sinergi dalam ekosistem Pertamina Group guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
“Elnusa akan terus berfokus pada penguatan fundamental perusahaan, peningkatan kapabilitas teknologi, serta operational excellence agar dapat menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham,” katanya.