Bisnis.com, JAKARTA — Emiten tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp2,78 triliun atau Rp105 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.
Keputusan pembagian dividen tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, total dividen yang dibagikan mencapai Rp2.778.300.000.000 (Rp2,77 triliun) dan akan didistribusikan kepada 26,46 miliar saham yang beredar. Dengan demikian, dividen per saham mencapai Rp105.
Bagi investor yang ingin memperoleh hak atas dividen tersebut, terdapat sejumlah tanggal penting yang perlu diperhatikan. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 11 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 12 Juni 2026.
Adapun recording date atau tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 15 Juni 2026. Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen pada 30 Juni 2026.
Jadwal Pembagian Dividen PSAB
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 11 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 12 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 15 Juni 2026
- Recording date: 15 Juni 2026
- Ex dividen pasar tunai: 17 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 30 Juni 2026
Pembagian dividen dilakukan di tengah kinerja PSAB yang membukukan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025, seiring dengan lonjakan harga emas global.
Direktur Utama PSAB Edi Permadi mengatakan harga emas pada 2025 meningkat sekitar 66,48% atau sebesar US$1.732,93 per ons, dari US$2.606,72 per ons pada akhir 2024 menjadi US$4.339,65 per ons pada akhir 2025.
Didukung kenaikan harga komoditas tersebut, PSAB membukukan penjualan sebesar US$288,7 juta pada 2025, meningkat US$52,7 juta dibandingkan penjualan tahun sebelumnya sebesar US$236 juta.
Perseroan juga mencatat laba kotor sebesar US$170,1 juta, melonjak 49,6% dibandingkan US$113,8 juta pada 2024. Margin laba kotor meningkat menjadi 58,94% dari sebelumnya 48%.
Selain pertumbuhan kinerja, PSAB juga mengambil sejumlah langkah strategis pada 2025. Salah satunya melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) antara anak usaha PT J Resources Nusantara (JRN) dan PT Danusa Tambang Nusantara, anak usaha dari United Tractors, terkait penjualan 99,99996% saham PT Arafura Surya Alam.
"Perseroan menilai transaksi tersebut akan memberikan dampak positif terhadap arus kas," ujarnya, mengutip laporan tahunan PSAB.
Di tahun yang sama, PSAB juga melakukan pelunasan dipercepat seluruh obligasi perseroan yang telah diselesaikan pada 21 Oktober 2025 setelah memperoleh persetujuan seluruh pemegang obligasi.