Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menggelar pertemuan dengan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyansati di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).
Purbaya menyebut pihaknya dan BPS membahas ihwal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yang rencananya dieksekusi mulai Juni 2026. Salah satu pembahasannya mengenai anggaran untuk pelaksanaan sensus tahun depan.
"Tadi kami diskusi tentang sensus ekonomi tahun 2026, biayanya seperti apa, praktiknya seperti apa, itu aja. Clear semuanya akan dijalankan, mereka mulai eksekusi Juni, Februari mulai rekrut tenaga surveyornya," terang Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Di sisi lain, Purbaya memastikan pihaknya tidak membahas soal rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III/2025 yang rencananya dilaksanakan awal November 2025 atau tepatnya pekan depan.
Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu memastikan bahwa pemerintah dan BPS pun tidak mengetahui seperti apa kondisi produk domestik bruto (PDB) pada Juli-September 2025.
"Enggak tahu kami juga, BPS kan juga kebetulan enggak kasih bocoran ke kami," tuturnya.
Untuk diketahui, data pertumbuhan ekonomi secara kuartalan biasanya diumumkan dua bulan setelah akhir periode kuartal. Terakhir, data pertumbuhan ekonomi kuartal II/2025 atau April-Juni 2025 disampaikan pada Agustus 2025 yang mana tercatat pertumbuhan 5,12% (yoy).
Data pertumbuhan ekonomi kuartal III/2025 atau Juli-September 2025 rencananya diumumkan pada November 2025. Purbaya memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada periode lalu akan melambat dari kuartal II/2025, namun masih di atas 5% (yoy).