Bisnis.com, JAKARTA — Reli harga tembaga kembali berlanjut dan kini bergerak mendekati rekor. Hal itu seiring dengan harga logam dasar yang memanas awal pekan didukung oleh kekhawatiran terhadap pasokan serta depresiasi dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, harga tembaga kontrak tiga bulan naik 0,9% menjadi US$13.116,50 per ton pada pukul 11.14 waktu Shanghai di London Metal Exchange, Senin (12/1/2026).
Sementara itu, harga logam lainnya seperti aluminium menguat 0,7% dan bersiap mencatatkan penutupan tertinggi sejak April 2022, setelah invasi Rusia ke Ukraina. Selanjutnya, harga timah melonjak lebih dari 3% sehingga total kenaikannya sejak awal tahun mencapai 16%.
Adapun, harga tembaga sempat menanjak hingga 1,5% menjadi US$13.195 per ton di London, sementara aluminium dan timah diperdagangkan pada level tertinggi sejak 2022.
Logam merah yang digunakan dalam kabel dan kawat ini telah menguat lebih dari 20% sejak pertengahan November, didorong oleh spekulasi bahwa aliran tembaga ke Amerika Serikat menjelang keputusan pemerintahan Trump terkait tarif impor akan menyebabkan kekurangan pasokan di wilayah lain dunia.
Para investor juga mencermati implikasi dari ancaman Departemen Kehakiman AS untuk mengajukan dakwaan pidana terhadap Federal Reserve. Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk memengaruhi keputusan suku bunga. Hal itu pun membawa dolar AS melemah yang turut mendorong kenaikan harga komoditas.
Harga logam terpantau menikmati reli yang kuat sejak awal tahun. Indeks LMEX yang mencakup berbagai jenis logam mencatat empat kenaikan mingguan berturut-turut yang menjadi pencapaian terbaik sejak Agustus.
Investor sepertinya ramai-ramai beralih ke aset riil yang dipandang berpotensi diuntungkan dari pelonggaran kebijakan moneter AS, pelemaan dolar, serta terpecahnya rantai pasok global.
Saat ini, persediaan tembaga di gudang yang dipantau Comex salah satu indikator pergeseran kepemilikan global telah meningkat selama 42 minggu berturut-turut dan kini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah.