Saham DEFI, WBSA, dan MDIA memimpin top gainers dengan kenaikan signifikan selama 13-17 April 2026, mendorong IHSG naik 2,35% ke level 7.634. [481] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah saham melonjak signifikan dan masuk daftar top gainers selama sepekan perdagangan periode 13 hingga 17 April 2026. Tercatat, saham DEFI, WBSA hingga MDIA masuk ke dalam daftar tersebut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), selama sepekan perdagangan, saham PT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI) memimpin penguatan dengan kenaikan 226% atau dari level Rp50 pada pekan sebelumnya menjadi Rp163 per saham.
Di posisi berikutnya ada saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) yang membukukan kenaikan 203,10% menjadi Rp685 per lembar atau dari sebelumnya berada pada level Rp226 per saham.
Sementara itu, pada peringkat ketiga daftar top gainers selama sepekan dihuni oleh saham BAPA. Emiten konstruksi dan real estat tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 78,82% atau 67 poin menjadi Rp152 per lembar.
Adapun saham MDIA menghuni peringkat keempat dengan kenaikan 64,81% menuju level Rp89 per lembar, sementara saham MLPT berada di peringkat kelima lewat pertumbuhan harga saham 60,22% ke Rp29.000 per saham.
Saham lainnya adalah FITT naik 56,43%, selanjutnya ada saham BNBR yang naik 48,65% ke level Rp220 per saham, ada pula saham KRYA yang naik 44,64% ke posisi Rp81 per lembar.
Sementara dua posisi terakhir saham paling cuan sepekan diisi oleh PPRE dan NIRO, yang naik masing-masing 36,36% dan 36,17%.
Berikut Daftar 10 Top Gainers Pekan Ini:
Kode
Last Week
This Week
Change
%
DEFI
50
163
113
226,00%
WBSA
226
685
459
203,10%
BAPA
85
152
67
78,82%
MDIA
54
89
35
64,81%
MLPT
18.100
29.000
10.900
60,22%
FITT
342
535
193
56,43%
BNBR
148
220
72
48,65%
KRYA
56
81
25
44,64%
PPRE
99
135
36
36,36%
NIRO
188
256
68
36,17%
IHSG
IHSG Sepekan Naik 2,35%
Seiring menguatnya saham-saham tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau dengan menguat 2,35% ke level 7.634 sepanjang perdagangan pekan ini, 13 hingga 17 April 2026. Kapitalisasi pasar Bursa juga tercatat melonjak Rp446 triliun menjadi Rp13.635 triliun.
P.H Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Valentina Simon mengatakan IHSG selama sepekan ditutup mengalami penguatan 2,35% pada posisi 7.634,00 dari 7.458,49 pada pekan sebelumnya.
Adapun, kapitalisasi pasar Bursa juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,38% menjadi Rp13.635 triliun dari Rp13.189 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara rata-rata volume transaksi harian Bursa terpantau mengalami lonjakan 33,12% menjadi 42,97 miliar lembar dari 32,28 miliar lembar pada penutupan pekan lalu. Adapun, rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga turut mengalami penguatan.
"Peningkatan turut dialami rata-rata nilai transaksi harian pekan ini, yaitu sebesar 17,56% menjadi Rp20,36 triliun dari Rp17,31 triliun pada pekan sebelumnya," kata Valentina dikutip Sabtu (18/4/2026).
Menutup pekan ini, tepatnya pada Jumat (17/4/2026), investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp932 miliar dan sepanjang pekan ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp2,71 triliun.
_____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Saham HOPE, FPNI, dan LABA jadi top losers pekan ini meski IHSG naik 0,32%. Volume transaksi harian BEI melonjak 27,92% menjadi 59,35 miliar saham. [473] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah saham mencatat penurunan harga paling dalam atau top losers sepanjang pekan perdagangan 8 hingga 12 Desember 2025, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat.
Melansir data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Harapan Duta Pertiwi Tbk. (HOPE) menjadi saham dengan koreksi terdalam. Saham HOPE anjlok 37,71% selama sepekan dari Rp236 menjadi Rp147 per saham.
Posisi kedua saham top losers ditempati PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI). Saham FPNI terkontraksi 37,14% dari Rp1.575 menjadi Rp990 per saham.
Selanjutnya, saham PT Andalan Sakti Primaindo Tbk. (ASPI) melemah 32,54% dari Rp1.045 menjadi Rp705 per saham. Tekanan jual juga menimpa PT Green Power Group Tbk. (LABA) yang turun 28,22% menjadi Rp145 per saham.
Saham PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk. (PGLI) turut terkoreksi 27,72% selama sepekan ke level Rp266 per saham. Adapun saham PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) melemah 19,84% menjadi Rp202 per saham.
Berikutnya, saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) turun 19,21% menjadi Rp122 per saham. Saham PT KDB Tifa Finance Tbk. (TIFA) juga mengalami penurunan 18,97% menjadi Rp474 per saham.
Sementara itu, saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) melemah 17,48% menjadi Rp170 per saham. Di posisi kesepuluh, saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk. (AKSI) terkoreksi 16,95% menjadi Rp436 per saham.
Di sisi lain, IHSG ditutup menguat 0,32% sepanjang pekan 8–12 Desember 2025 ke level 8.660,499 dibandingkan pekan sebelumnya di posisi 8.632,761.
Sejalan dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar BEI tercatat naik 0,24% menjadi Rp15.882 triliun dari Rp15.844 triliun pada pekan sebelumnya.
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan peningkatan. Rata-rata volume transaksi harian melonjak 27,92% menjadi 59,35 miliar lembar saham dibandingkan 46,39 miliar lembar saham pada pekan lalu.
“Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, dengan kenaikan sebesar 41,95% menjadi Rp30,29 triliun,” ujar P.H Sekretaris Perusahaan BEI I Gusti Agung Alit Nityaryana, Sabtu (13/12/2025).
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI meningkat 20,16% menjadi 3,2 juta kali transaksi dari 2,66 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Menutup perdagangan pekan ini, tepatnya Jumat (12/12/2025), investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp282,27 miliar. Namun, secara year to date 2025, investor asing masih membukukan jual bersih sebesar Rp25,67 triliun.
Berikut daftar saham top losers pada 8–12 Desember 2025:
1. HOPE: -37,71% – Rp147
2. FPNI: -37,14% – Rp990
3. ASPI: -32,54% – Rp705
4. LABA: -28,22% – Rp145
5. PGLI: -27,72% – Rp266
6. KOKA: -19,84% – Rp202
7. PADI: -19,21% – Rp122
8. TIFA: -18,97% – Rp474
9. KRYA: -17,48% – Rp170
10. AKSI: -16,95% – Rp436
_________
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56