#30 tag 24jam
Melaksanakan Salat Tasbih di Malam Lailatul Qadar, Begini Tata Caranya!
Tata cara salat tasbih di malam Lailatul Qadar penting diketahui. Umat Muslim bisa menjadikannya sebagai salah satu amalan untuk meraih pahala berlimpah di malam... | Halaman Lengkap [882] url asal
#salat-sunnah #malam-lailatul-qadar #amalan-lailatul-qadar #sholat-tasbih #ramadan-2026
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 10/03/26 20:51
v/160984/
Tata cara salat tasbihdi malam Lailatul Qadar penting diketahui. Umat Muslim bisa menjadikannya sebagai salah satu amalan untuk meraih pahala berlimpah di malam yang penuh berkah. Lailatul Qadar merupakan salah satu momen yang dinanti umat Islam di penjuru dunia. Adapun alasannya karena ibadah di malam tersebut adalah lebih baik dari seribu bulan.Saat mencari keberadaan malam Lailatul Qadardi 10 terakhir bulan Ramadan, umat Muslim bisa mengisinya dengan berbagai ibadah, termasuk salat sunnah seperti salat tasbih misalnya. Disebutkan dalam kitab Shahihain melalui Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda:
Artinya: Barangsiapa yang melakukan qiyam (salat sunat) di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dan ridha Allah, maka diampunilah baginya semua dosanya yang terdahulu.
Tata Cara Salat Tasbih di Malam Lailatul Qadar
Melalui bukunya yang berjudul ‘33 Macam Jenis Shalat Sunnah’, Ustadz Muhammad Ajib menjelaskan bahwa salat tasbih ini merupakan salat sunnah yang di dalamnya terdapat bacaan tasbih sebanyak 300 kali. Amalan sunnah ini bisa dikerjakan 2 rakaat dalam sekali salam atau 4 rakaat dengan dua kali salam.Bagi umat Muslim yang ingin mengerjakan salat tasbih di malam Lailatul Qadar, berikut ini panduannya yang dapat diikuti:
1. Berdiri menghadap kiblat, lalu mengucap niat dalam hati
-Niat Salat Tasbih 4 RakaatLatin: Ushalli sunnat tasbīhi arba'a rak'ātin lillāhi ta'ālā.
Artinya: Aku berniat melaksanakan salat sunnah Tasbih, sebanyak empat rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala
-Niat Salat Tasbih 2 Rakaat
Latin: Ushallii sunnatat-tasbiihi rak'ataini lillaahi Ta'aalaa.
Artinya: Aku berniat melaksanakan salat sunnah Tasbih, sebanyak dua rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala.
2. Takbiratul ihram (bersamaan niat)
3. Membaca doa iftitah
Bacaan Doa Iftitah: “Allaahu akbar Kabiraa walhamdulillaahi Katsiiraa, wa Subhaanallaahi Bukratan Wa'ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Sholaatii wa Nusukii wa Mahyaaya wa Mamaatii Lillaahi Rabbil 'Aalamiin. Laa Syariikalahu wa Bidzaalika Umirtu wa Ana Minal Muslimiin.”4. Membaca Surat Al Fatihah
Bacaan Surat Al Fatihah: “Bismillahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi Robbil 'Aalamiin. Ar-rohmaanir-Rohiim. Maaliki Yaumiddiin. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin. Ihdinash shiroothol mustaqiim. Shirootol ladziina an'amta 'alaihim ghoiril maghdhuu bi 'alaihim wa ladh-dhoolliin.”5. Membaca Surat dari Al Qur'an
Bacaannya bisa disesuaikan. Namun, karena sedang mencari malam Lailatul Qadar, pilihannya bisa untuk Surat Al Qadr.6. Membaca bacaan tasbih sebelum rukuk (15 kali)
“Subhanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
7. Rukuk, lalu membaca tasbih (10 kali)
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
8. I'tidal, lalu membaca tasbih lagi (10 kali)
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
9. Sujud, lalu membaca tasbih lagi 10 kali
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
10. Duduk di antara dua sujud, lalu membaca tasbih 10 kali
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
11. Sujud kedua dengan membaca tasbih lagi 10 kali
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
12. Duduk sejenak sebelum bangun menjalankan rakaat kedua, sambil membaca tasbih 10 kali,
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
13. Lanjutkan rakaat berikutnya
14. Tasyahud akhir, lalu membaca juga tasbih 10 kali
“Subhaanallah wal hamdulillah wa laailaaha illa alloohu wallaahu akbar wa laa hawla wa laa quwwata illa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi”.
15. Salam
Doa Setelah Salat Tasbih
Setelah selesai mengerjakan salat tasbih, umat Muslim bisa melanjutkannya dengan zikir dan diakhiri dengan doa. Berikut contoh doanya:Latin: Allahumma inni as’aluka taufîqa ahlil huda, wa a‘mala ahlil yaqin, wa munashahata ahlit taubah, wa ‘azma ahlis shabri, wa wajala ahlil khasyyah, wa thalaba ahlir raghbah, wa ta‘abbuda ahlil wara‘i, wa ‘irfâna ahlil ‘ilmi hattâ akhâfak. Allâhumma innî as’aluka makhâfatan tahjizunî ‘an ma‘âshîka hattâ a‘mala bi thâ‘atika ‘amalan astahiqqu bihî ridhâka wa hattâ unâshihaka bit taubah, khaufan minka hattâ akhlusha lakan nashîhata hayâ’an minka wa hattâ atawakkala ‘alaika fil ’umûri kullihâ wa hattâ akûna ’uhsinuz zhanna bika, subhâna khâliqin nûr (lain riwayat khâliqin nâr).
Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku meminta petunjuk mereka yang terima hidayah, amal-amal orang yang yakin, ketulusan mereka yang bertobat, keteguhan hati mereka yang bersabar, kekhawatiran mereka yang takut (kepada-Mu), doa mereka yang berharap, ibadah mereka yang wara’, dan kebijaksanaan mereka yang berilmu agar aku menjadi takut kepada-Mu. Ya Allah, masukkanlah rasa takut di kalbuku yang dapat menghalangi diri ini untuk mendurhakai-Mu. Dengan demikian aku dapat beramal saleh yang mengantarkanku pada ridha-Mu, dan aku bertobat setulusnya karena takut kepada-Mu. Dengan itu pula aku beribadah secara tulus karena malu kepada-Mu. Dengan rasa takut itu aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu. Karena itu juga aku dapat berbaik sangka selalu kepada-Mu. Maha Suci Engkau Pencipta cahaya (lain riwayat, Pencipta api).
Demikian ulasan mengenai cara salat tasbih di malam Lailatul Qadar. Semoga bermanfaat
Salat Tasbih di Malam Nisfu Syaban, Begini Niat dan Tata Caranya
Salat Tasbih di malam Nisfu Syaban (Insyaallah berlangsung mulai 2 Februari 2026 setelah maghrib) beserta niat dan tata caranya ini penting diketahui. Simak ulasan... | Halaman Lengkap [741] url asal
#salat-sunnah #amalan-malam-nisfu-syaban #malam-nisfu-syaban #keutamaan-malam-nisfu-syaban #sholat-tasbih
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 02/02/26 16:31
v/118544/
Salat Tasbih di malam Nisfu Syaban (Insyaallah berlangsung mulai 2 Februari 2026 setelah maghrib) beserta niat dan tata caranya ini penting diketahui.Dinukil dari 'Fiqh Bersuci dan Sholat sesuai Tuntunan Nabi' karya Abu Utsman Kharisman, dijelaskan bahwa salat Tasbihini bisa dikerjakan dalam beberapa waktu. Di antaranya satu kali dalam sehari semalam, sekali seminggu, sekali sebulan hingga sekali seumur hidup apabila tidak sempat.
Sedangkan salat tasbih di malam Nisfu Syabandilaksanakan pada malam Nisfu Syaban atau pertengahan bulan tepatnya tanggal 14 menjelang tanggal 15 Syaban.
Terkait hukumnya, para ulama berbeda pendapat. Sejumlah ulama yang berpendapat hukum salat tasbih sunnah di antaranya guru al Bukhari Ibnuk Mubarok, ad-Daraquthny, al-Khotib al-Baghdadi, al-Hakim, al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolaany, dan al-Albany.
Lalu, apa itu sebenarnya salat Tasbih ? Berikut ulasan lengkapnya dari pengertian, niat, tata cara hingga keutamaannya.
Apa itu Salat Tasbih?
Salat Tasbih merupakan salah satu salat sunnah yang bisa dikerjakan umat Muslim untuk menambah pahala dan meraih keutamaannya. Mengutip laman Kementerian Agama, salat tasbih dijelaskan sebagai amalan sunnah yang dikerjakan dengan membaca kalimat tasbih sebanyak 300 kali dalam empat rakaat (jika pada pagi atau siang hari) atau dua rakaat (pada malam hari).Niat Salat Tasbih
-Niat Salat Tasbih 4 RakaatLatin: Ushalli sunnat tasbīhi arba'a rak'ātin lillāhi ta'ālā.
Artinya: Aku berniat melaksanakan salat sunnah Tasbih, sebanyak empat rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala
-Niat Salat Tasbih 2 Rakaat
Latin: Ushallii sunnatat-tasbiihi rak'ataini lillaahi Ta'aalaa.
Artinya: Aku berniat melaksanakan salat sunnah Tasbih, sebanyak dua rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala.
Tata Cara Salat Tasbih
Sekilas, tata cara pelaksanaan salat Tasbih tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Dikutip dari Buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, berikut panduannya yang bisa disimak.-Berdiri menghadap kiblat, lalu mengucap niat dalam hati
-Takbiratul ihram sambil membaca Allahu akbar
-Membaca doa iftitah dan surat Al Fatihah sampai tuntas
-Membaca ayat atau surat dari al Qur'an
-Membaca bacaan tasbih sebanyak 15 kali sebagai berikut:
"Subhanallaahi walhamdulillahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar."
-Rukuk, lalu membaca tasbih 10 kali
-I'tidal, lalu membaca tasbih 10 kali
-Sujud, lalu membaca tasbih 10 kali
-Duduk di antara dua sujud, lalu membaca tasbih 10 kali
-Sujud kedua dengan membaca bacaan doa sujud, lalu membaca tasbih 10 kali
-Duduk sejenak sambil membaca tasbih 10 kali, lalu bangkit berdiri untuk rakaat selanjutnya
-Pada akhir bagian, lanjutkan dengan duduk tahiyat akhir dan salam (jika 2 rakaat)
Hukum Salat Tasbih
Pada buku "33 Macam Jenis Shalat Sunnah" karya Ustaz Muhammad Ajib Lc, diketahui bahwa salat Tasbih hukumnya sunnah menurut mayoritas ulama. Meski sunnah, umat Islam dianjurkan untuk mengerjakannya minimal sekali seumur hidup.Keutamaan Salat Tasbih
Salah satu keutamaan salat Tasbih yang diungkap para ulama adalah berupa pengampunan dosa. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu, beliau berkata sesungguhnya Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Abbas bin Abdul Mutthalib:"Wahai Abbas pamanku, sungguh aku akan memberimu dan aku akan melakukannya karena engkau. 10 perkara jika engkau melakukannya, maka Allah akan mengampuni dosa-dosamu yang awal dan yang akhir, yang lama dan yang baru, yang tidak sengaja dan yang sengaja, yang kecil dan yang besar, yang sembunyi dan yang terang-terangan."
"Lakukanlah salat 4 rakaat, dan pada setiap rakaat engkau membaca Surat Al-Fatihah dan surat lainnya, jika sudah selesai masih dalam keadaan berdiri ucapkanlah Tasbih "Subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallahu wallahu akbar" 15 kali. Kemudian ruku' dan bacalah Tasbih itu 10 kali. Lalu iktidal dan bacalah Tasbih itu 10 kali, lalu sujud dan bacalah Tasbih itu 10 kali. Kemudian duduk di antara 2 sujud dan bacalah Tasbih itu 10 kali, kemudian sujud lagi dan bacalah Tasbih itu 10 kali, kemudian duduk istirahat dan bacalah Tasbih itu 10 kali. Itulah 75 Tasbih dalam satu rakaat. Dan lakukanlah sampai 4 rakaat. Jika engkau mampu melakukannya setiap hari sekali maka lakukanlah. Jika tidak mampu maka setiap hari Jumat sekali, jka tidak mampu maka setiap sebulan sekali. Jika tidak mampu maka setahun sekali. Jika tidak mampu juga maka lakukanlah sekali dalam seumur hidupmu." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dan at-Tirmidzi).
Pada kitab-kitab ulama terdahulu, disebutkan juga beberapa fadhillah yang akan diraih oleh pengamal salat Tasbih. Di antaranya diibaratkan seperti membuat kebun di dalam surga, menjadi tebusan bagi orangtua di hari kiamat nanti hingga dipermudah Allah dalam urusannya baik di dunia maupun akhirat.
Demikian ulasan mengenai niat dan tata cara salat tasbih, lengkap dengan hukum serta keutamaanya. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found
in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56