Bisnis.com, JAKARTA — PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge memperkuat ekspansi bisnisnya dengan menyuntikkan modal jumbo kepada salah satu anak usaha melalui entitas terkendali, PT Dharma Sinar Semesta (DSS).
Dalam keterbukaan informasi, DSS resmi melakukan peningkatan modal pada PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP) berdasarkan Akta PKPS No. 3 tanggal 2 Desember 2025, yang telah mendapat pengesahan Kementerian Hukum pada 6 Desember 2025.
Total modal ditempatkan dan disetor TKP naik signifikan dari Rp54,95 miliar menjadi Rp862,48 miliar, di mana Rp807,53 miliar merupakan porsi penambahan modal yang dilakukan DSS.
Direktur Surge, Shannedy Ong, menyampaikan bahwa suntikan modal ini akan menjadi dorongan penting bagi penguatan bisnis TKP.
“Dapat disampaikan bahwa dengan adanya transaksi tersebut dapat menunjang perluasan dan ekspansi Grup Perseroan,” ujar Shannedy Ong dalam keterangan resmi, Senin (8/12/2025.
Adapun modal dasar TKP juga melonjak drastis, dari Rp54,95 miliar menjadi Rp3,4 triliun. Manajemen menegaskan bahwa aksi korporasi ini termasuk transaksi afiliasi yang dikecualikan dari kewajiban pemenuhan Pasal 3 dan 4 POJK 42/2020 karena dilakukan antarperusahaan terkendali dengan kepemilikan lebih dari 99%.
Surge menilai langkah ini strategis untuk mempercepat pengembangan lini usaha TKP yang bergerak di bidang infrastruktur dan layanan digital, sejalan dengan ekspansi jaringan dan diversifikasi bisnis grup.
Surge Gandeng KAI Ekspansi Fiber Optik
Sebelumnya, Surge mengumumkan telah menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk pengembangan koridor fiber optik di Sumatra.
Yune Marketatmo, Presiden Direktur Solusi Sinergi Digital, menyampaikan saat ini perseroan resmi memperluas ekspansi proyek ke Pulau Sumatra. Hal tersebut akan membuka peluang lebih besar bagi pemerataan digital di wilayah yang luas dan terus berkembang, serta membawa broadband internet terjangkau Surge ke luar Jawa.
Pembangunan jaringan diharapkan dapat berjalan efektif, aman, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Langkah ini juga mendukung peningkatan kualitas layanan publik, pendidikan, efisiensi logistik, dan memperkuat basis ekonomi digital, selaras dengan visi nasional untuk mewujudkan konektivitas yang merata.
Dengan perluasan kerja sama ini, Surge menegaskan posisinya sebagai mitra utama dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Surge berkontribusi dalam penguatan ekosistem digital nasional sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat, pelaku bisnis, dan perekonomian di berbagai wilayah.
“Setelah melihat keberhasilan pemanfaatan koridor jalur kereta api untuk pembangunan jaringan fiber-optik di Jawa, kami yakin penerapan model yang sama di Sumatra akan memberikan manfaat yang signifikan. Melalui kerja sama berkelanjutan dengan KAI, kami tetap berkomitmen menyediakan konektivitas yang cepat, andal, dan terjangkau bagi masyarakat di seluruh wilayah tersebut,” paparnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/12/2025).
Surge dan PT KAI melakukan penandatanganan addendum pada Rabu (3/12/2025). Addendum tersebut menjadi tonggak penting bagi Surge dalam memperluas cakupan proyek pembangunan jaringan fiber-optik yang sebelumnya berfokus di Pulau Jawa dan kini mencakup Pulau Sumatra.
_______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.