Bisnis.com, JAKARTA — Perjalanan wisata kembali ramai di berbagai negara seiring mobilitas masyarakat dunia yang terus pulih. Bandara kembali padat, tempat wisata dipenuhi pengunjung, dan perjalanan antarnegara menunjukkan minat liburan masyarakat masih tinggi.
Laporan World Economic Outlook mencatat pariwisata global tumbuh 2,9 persen sepanjang 2024. Angka tersebut menunjukkan aktivitas bepergian kembali menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat dunia setelah sempat terganggu pandemi.
Kondisi ini bukan tanpa alasan, karena tingginya jumlah wisatawan di sejumlah negara umumnya lahir dari investasi jangka panjang. Infrastruktur yang baik, kemudahan akses, serta konektivitas transportasi internasional membuat negara-negara tertentu lebih mudah dijangkau wisatawan dari berbagai belahan dunia.
Ketika jaringan penerbangan semakin luas dan layanan wisata terus berkembang, daya tarik sebuah destinasi pun ikut menguat. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut membuat arus wisatawan global cenderung terkonsentrasi di sejumlah negara yang telah lebih dulu mapan sebagai tujuan liburan.
Di sisi lain, pariwisata global memang kerap dipengaruhi gangguan eksternal yang dapat mengubah pola perjalanan untuk sementara waktu. Meski demikian, perubahan itu umumnya tidak sampai menggeser peta destinasi favorit dunia secara permanen.
Pandemi COVID-19 menjadi contoh paling nyata dari gangguan tersebut. Setelah sempat menekan perjalanan internasional secara tajam, pola wisata global perlahan kembali pulih ketika pembatasan mobilitas mulai dicabut.
Di tengah pemulihan pariwisata global, daftar negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan dunia masih didominasi destinasi yang selama ini telah dikenal luas di kalangan wisatawan internasional.
Berikut negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan:
1. Prancis
Menempati posisi teratas, Prancis mencatat 102 juta kunjungan wisatawan. Keindahan kota-kota bersejarah, budaya kuliner, dan ikon seperti Eiffel Tower membuat negara ini sulit tergeser dari puncak daftar.
2. Spanyol
Tepat di bawahnya, sebanyak 93,8 juta wisatawan datang ke Spanyol. Negara ini dikenal menawarkan perpaduan pantai, arsitektur klasik, serta nuansa Mediterania yang terasa kuat di berbagai kota.
3. Amerika Serikat
Amerika Serikat membukukan 73,4 juta kunjungan wisatawan dan tetap menjadi salah satu magnet wisata dunia. Dari kawasan urban seperti New York City hingga bentang alam taman nasional, pilihan destinasinya sangat beragam.
4. Turki
Beralih ke kawasan Eurasia, Turki menarik 60,6 juta wisatawan. Letaknya yang menghubungkan dua benua memberi pengalaman berbeda, terutama lewat kota seperti Istanbul yang sarat sejarah.
5. Italia
Tak jauh di belakang, Italia menjadi tujuan 57,7 juta wisatawan. Daya tarik utamanya datang dari jejak sejarah Romawi, karya seni dunia, serta kota-kota ikonik seperti Rome dan Venice.
6. Meksiko
Sementara itu, Meksiko berhasil mengumpulkan 45 juta kunjungan wisatawan. Liburan pantai, warisan arkeologi kuno, dan budaya lokal yang kuat membuat negara ini terus diminati pelancong internasional.
7. Inggris
Sebanyak 41,8 juta wisatawan tercatat berkunjung ke Inggris. Popularitas kota seperti London, museum ternama, dan bangunan bersejarah menjadikannya tetap ramai sepanjang tahun.
8. Jerman
Selanjutnya, Jerman didatangi 37,5 juta wisatawan dari berbagai negara. Selain kota-kota modern, negara ini juga dikenal lewat kastel klasik dan festival budaya yang menarik banyak pelancong mancanegara.
9. Jepang
Di kawasan Asia, Jepang mencatat 36,9 juta kunjungan wisatawan. Perpaduan suasana futuristik di Tokyo dan nuansa tradisional di Kyoto membuat negara ini terus naik daun di kalangan wisatawan dunia.
10. Yunani
Melengkapi daftar, Yunani menjadi tujuan 36 juta wisatawan. Kepulauan yang indah, peninggalan peradaban kuno, dan panorama Laut Mediterania menjadi daya tarik yang terus memikat wisatawan dari berbagai penjuru dunia.