Bisnis.com, JAKARTA — Pelancong asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Mei 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat wisatawan pemegang paspor Malaysia menyumbang 21,58% atau 298.210 dari total kunjungan wisman melalui pintu masuk utama.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, setelah Malaysia, kunjungan wisman terbesar berasal dari pemegang paspor Australia sebesar 11,22% dan Singapura sebesar 9,89%.
"Terjadi peningkatan kunjungan wisatawan pemegang paspor Malaysia dan Singapura, baik secara bulanan maupun secara tahunan, sedangkan pemegang paspor Australia mengalami peningkatan secara tahunan, tetapi secara bulanan mengalami penurunan," kata Ateng dalam konferensi pers, Selasa (1/7/2026).
Di bawah tiga negara tersebut, kunjungan wisman terbesar berikutnya berasal dari wisatawan pemegang paspor Cina yakni sekitar 9,08% dari total kunjungan, disusul Timor Leste sekitar 5,74%.
Sebagai catatan, BPS melaporkan jumlah kunjungan wisman pada Mei 2026 mencapai 1,38 juta kunjungan. Bila diperinci, sebanyak 1.193.552 kunjungan melalui pintu masuk utama dan 188.535 kunjungan melalui pintu masuk perbatasan.
Dalam catatanBisnis, per April 2026, kunjungan paling banyak dilakukan oleh wisatawan memegang paspor Malaysia yaitu sebanyak 16,65%, disusul Australia sebesar 12,65%, serta Cina 10,73%.
Lebih lanjut, Ateng menjelaskan, jumlah kunjungan wisatawan pemegang paspor Malaysia meningkat 43,40% secara bulanan dan 25,04% secara tahunan. Sementara itu, kunjungan wisatawan asal Singapura naik 22,71% secara bulanan dan 8,19% secara tahunan.
Adapun, wisatawan pemegang paspor Australia mengalami penurunan 1,86% dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, secara tahunan jumlah kunjungan wisatawan asal Australia masih meningkat 5%.
Berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dengan total 578.203 kunjungan. Kunjungan wisman melalui bandara tersebut didominasi oleh pelancong asal Australia sebanyak 145.631 kunjungan, disusul Malaysia 59.014 kunjungan, Cina 41.700 kunjungan, India 20.569 kunjungan, dan Singapura 17.467 kunjungan.
Sementara itu, Bandara Soekarno-Hatta menjadi pintu masuk utama kedua dengan 235.207 kunjungan wisman, diikuti Pelabuhan Batam sebanyak 165.444 kunjungan, Bandara Kualanamu 27.844 kunjungan, dan Bandara Juanda 31.466 kunjungan.