Satgas Perumahan Pede Properti Kembali Booming di Era Prabowo, Ini Faktornya
Sektor properti diprediksi kembali booming di era pemerintahan Presiden Prabowo seiring membaiknya penjualan properti.
(Bisnis.Com) 14/01/26 09:54 102784
Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Tugas (Satgas) Perumahan optimistis sektor properti bakal kembali mencapai puncak perbaikan penjualan (booming) pada periode kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Anggota Satgas Perumahan Panangian Simanungkalit menjelaskan bahwa terdapat pola growth elasticity yang dapat digunakan untuk memproyeksikan nasib pasar properti. Umumnya properti akan kembali booming setelah penjualan mulai menunjukkan perbaikan.
"Kayak dulu sempat jatuh pada 2008 kemudian mulai bangkit di 2009 saat zamannya Pak SBY [Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono], kemudian booming-nya di 2013-2014," jelasnya dalam Media Briefing di Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Panangian menyebut, sepanjang 2025, pasar properti sudah mulai menunjukkan tanda perbaikan. Apabila pemerintah benar-benar menjaga laju pertumbuhan ekonomi secara optimal, pihaknya optimistis pasar properti akan kembali booming pada 2029.
Dia menambahkan, target pemerintah yang membidik pertumbuhan ekonomi tembus 8% diklaim menjadi motor yang bagus untuk kembali mendorong sektor properti kembali berjaya.
"Pertumbuhan properti itu sekitar 1,5 - 1,7% dikali pertumbuhan ekonomi. Jadi, kalau pertumbuhan ekonomi 5,2% ya hitung saja. 1,7% dikali 5,2% misalnya, itu kan sudah 8% mendekati 10% [pertumbuhan propertinya]," pungkasnya.
Berdasarkan catatan Bisnis, sinyal optimisme sektor properti juga telah disampaikan oleh pengembang. Real Estate Indonesia atau REI memperkirakan industri properti di Indonesia mengalami pertumbuhan positif pada 2026, didorong oleh beberapa faktor seperti perpanjangan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100% hingga 2027, tren penurunan suku bunga, dan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) perumahan.
Wakil Ketua REI Rusmin Lawin menuturkan, sektor properti akan terus bangkit dengan fokus pada properti perumahan.
"Perpanjangan PPN DTP Insentif pajak ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan properti, terutama untuk rumah tapak," ujarnya kepada Bisnis.
Selain itu, lanjutnya, kebijakan penurunan suku bunga juga dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk membeli properti. Di sisi lain, penyaluran KUR perumahan juga dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah.
#properti #penjualan-properti #satgas-perumahan #prabowo-subianto