Bukan Cuma Greenland, Trump Juga Disebut Biang Kerok Konflik Mematikan di Iran

Bukan Cuma Greenland, Trump Juga Disebut Biang Kerok Konflik Mematikan di Iran

Presiden AS Donald Trump dituduh memicu konflik di Iran, menyebabkan ribuan kematian dalam protes anti-pemerintah. Ayatollah Khamenei menyalahkan AS dan Israel.

(Bisnis.Com) 18/01/26 12:23 106300

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden AS, Donald Trump, menghadapi banyak kritik belakangan ini. Selain soal Greenland, Trump juga disebut bertanggung jawab atas konflik mematikan di Iran.

Dilansir dari Reuters, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari Sabtu menyalahkan Presiden AS Donald Trump atas demonstrasi selama berminggu-minggu yang menurut kelompok hak asasi manusia telah menyebabkan lebih dari 3.000 kematian.

"Kami menganggap presiden AS sebagai penjahat atas korban jiwa, kerusakan, dan fitnah yang ia timbulkan pada bangsa Iran," kata Khamenei, menurut media pemerintah Iran.

Protes meletus pada 28 Desember karena kesulitan ekonomi dan meluas menjadi demonstrasi besar-besaran yang menyerukan diakhirinya pemerintahan ulama di Republik Islam.

Trump telah berulang kali mengancam akan campur tangan, termasuk dengan mengancam "tindakan yang sangat keras" jika Iran mengeksekusi para pengunjuk rasa.

Tetapi pada hari Jumat, dalam sebuah unggahan di media sosial, ia berterima kasih kepada para pemimpin Teheran dengan mengatakan bahwa mereka telah membatalkan hukuman gantung massal.

Iran mengatakan tidak ada rencana untuk menggantung orang. Dengan kata lain, mereka menyebut Trump mengada-ada.

Dalam komentar yang tampaknya menanggapi Trump, Khamenei mengatakan bahwa dirinya tak berniat menyert negaranya ke dalam peperangan.

"Kami tidak akan menyeret negara ini ke dalam perang, tetapi kami tidak akan membiarkan penjahat domestik atau internasional lolos tanpa hukuman," lapor media pemerintah.

Dalam sebuah wawancara dengan Politico pada hari Sabtu, Trump mengatakan “sudah saatnya mencari kepemimpinan baru di Iran” dan menyerukan diakhirinya pemerintahan Khamenei selama 37 tahun.

Dalam wawancara terpisah dengan Reuters pada hari Rabu, Trump mengatakan bahwa tokoh oposisi Iran, Reza Pahlavi, “tampak sangat baik".

Akan tetapi dia juga menyatakan ketidakpastian apakah Pahlavi akan mampu mengumpulkan dukungan di Iran untuk akhirnya mengambil alih kekuasaan.

Khamenei, penguasa tertinggi Iran, mengatakan bahwa beberapa ribu kematian telah terjadi selama protes nasional, yang merupakan kerusuhan terburuk di Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menuduh musuh lama Iran, AS dan Israel, sebagai dalang kekerasan tersebut.

"Mereka yang terkait dengan Israel dan AS menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan beberapa ribu orang," katanya

"Membakar, menghancurkan properti publik, dan memicu kekacauan. Mereka melakukan kejahatan dan fitnah yang berat," ia menambahkan.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengatakan telah memverifikasi 3.090 kematian, termasuk 2.885 demonstran, dan lebih dari 22.000 penangkapan. Angka-angka ini belum diverifikasi secara independen.

#trump-greenland #trump-iran #konflik-iran #trump-kritik #trump-pemimpin #demonstrasi-iran #protes-iran #trump-ancaman #trump-teheran #khamenei-trump #trump-reza-pahlavi #trump-kepemimpinan-iran #trump

https://kabar24.bisnis.com/read/20260118/19/1944935/bukan-cuma-greenland-trump-juga-disebut-biang-kerok-konflik-mematikan-di-iran