Kronologi Penemuan Bangkai Pesawat ATR 42-500

Kronologi Penemuan Bangkai Pesawat ATR 42-500

Tim SAR gabungan menemukan bangkai pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, setelah pencarian intensif di medan curam dan cuaca ekstrem.

(Bisnis.Com) 19/01/26 15:03 107289

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono memaparkan kronologi penemuan bangkai pesawat ATR 42-500 oleh tim SAR gabungan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dalam keterangan pers resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/1/2026), Donny menyampaikan bahwa mesin pesawat ditemukan pada Minggu (18/1). Penemuan tersebut merupakan hasil pencarian intensif tim SAR yang mayoritas terdiri dari personel TNI AD.

Pencarian diawali dengan penyisiran di kaki Gunung Bulusaraung, lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat. Tim SAR menghadapi tantangan berat berupa medan yang curam serta kondisi cuaca ekstrem selama operasi berlangsung.

“Sejak pagi hari, operasi dilaksanakan di tengah kondisi angin kencang hingga 20–22 knot, visibilitas terbatas sekitar 5 meter, kabut tebal sejak pukul 08.30 WITA, serta hujan yang turun pada siang hari,” ujar Donny.

Meski demikian, personel TNI AD dari Kodam XIV/Hasanuddin dan Divisi Infanteri 3 Kostrad tetap melanjutkan pencarian dengan menyusuri jalur terjal di kawasan pegunungan. Untuk mendukung operasi, tim SAR dilengkapi berbagai peralatan dan teknologi, mulai dari drone, Night Vision Goggle (NVG), GPS, sistem komunikasi Starlink, radio taktis, kendaraan taktis, motor trail, hingga perlengkapan mountaineering dan gergaji listrik.

Hasil pencarian mulai terlihat pada pukul 08.37 WITA ketika tim SAR gabungan menemukan dua bagian utama pesawat di sekitar lokasi kejadian. Personel di lapangan segera memanfaatkan sistem komunikasi Starlink untuk mempercepat pelaporan dan koordinasi dengan pos komando.

Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sore hari. Pada pukul 19.04 WITA, tim kembali menemukan mesin pesawat, sejumlah serpihan penting, serta Emergency Locator Transmitter (ELT) pesawat. Selain itu, petugas juga menemukan satu bagian tubuh korban berjenis kelamin laki-laki di sekitar lokasi ekor pesawat.

“Evakuasi dilakukan secara bertahap melalui jalur darat dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, mengingat medan yang terjal dan kondisi cuaca yang terus berubah,” jelas Donny.

Ia memastikan seluruh rangkaian pencarian dan evakuasi berjalan aman serta sesuai dengan prosedur yang berlaku. Donny menegaskan keterlibatan TNI AD dalam operasi ini merupakan bagian dari komitmen menjalankan misi kemanusiaan dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam melayani masyarakat.

#bangkai-pesawat #atr-42-500 #penemuan-pesawat #gunung-bulusaraung #tni-ad #tim-sar-gabungan #pencarian-pesawat #medan-curam #cuaca-ekstrem #teknologi-sar #sistem-komunikasi-starlink #evakuasi-pesawat #n-a

https://www.bisnis.com/read/20260119/638/1945225/kronologi-penemuan-bangkai-pesawat-atr-42-500