ESDM Targetkan Jual Beli Gas Lewat Pipa Cisem II Dimulai Juni 2026

ESDM Targetkan Jual Beli Gas Lewat Pipa Cisem II Dimulai Juni 2026

Kementerian ESDM targetkan jual beli gas lewat pipa Cirebon-Semarang (Cisem) II dimulai Juni 2026.

(Bisnis.Com) 21/01/26 17:25 109781

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan aktivitas jual beli gas lewat proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap II dimulai Juni 2026.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, pembangunan proyek pipa Cisem Tahap II ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Selanjutnya, usai pipa sepanjang 245 kilometer (km) yang mencakup ruas Batang - Cirebon - Kandang Haur Timur itu rampung, jual-beli gas baru bisa dilakukan.
"Cisem II [progresnya] sesuai target. On target dan insyaallah tahun ini selesai. Maret fisik sudah selesai, Juni sudah boleh jual beli gas," tutur Laode di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (21/1/2026).
Asal tahu saja, pipa gas Cisem II memiliki nilai investasi senilai Rp2,8 triliun dan didanai melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Proyek itu dilaksanakan dengan skema pengadaan konstruksi terintegrasi rancang dan bangun (design and build).
Pipa gas Cisem II akan menyalurkan pasokan dari Jawa Timur ke Jawa Barat untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menekan biaya distribusi.
Kementerian ESDM juga menyebut, keberadaan Cisem II akan memperluas akses suplai gas dari berbagai sumber, termasuk dari wilayah timur dan temuan baru di Jawa Tengah.
Sistem jaringan pipa yang terintegrasi dari Riau hingga Jawa Timur diharapkan mampu menurunkan harga gas, terutama untuk memenuhi kebutuhan industri dan masyarakat di Jawa Tengah serta Jawa Barat.
Di samping itu, Laode juga mengatakan bahwa pihaknya menggenjot pembangunan proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Dumai-Sei Mangkei (Dusem). Dia mengatakan, proyek strategis nasional (PSN) itu dijadwalkan rampung pada 2027.
"Tahun ini mulai EPC [engineering, procurement, and construction]. [Kemudian] 2027 selesai. Insyaallah 2028 gas dari Andaman masuk," katanya.
Pipa gas Dusem membentang sepanjang kurang lebih 541 km. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi energi yang menghubungkan sumber gas di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra dengan kawasan industri strategis di Aceh, Sumatra Utara, hingga Riau.
Sebelumnya, Laode menuturkan bahwa pihaknya terus mengupayakan pembangunan infrastruktur pipa transmisi gas bumi guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dengan menjangkau beberapa wilayah di Indonesia.
"Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan pipa transmisi gas bumi ruas Dumai-Sei Mangkei ini bertujuan memberikan akses energi yang lebih luas kepada sektor industri, komersial, dan masyarakat,” papar Laode melalui keterangan resmi, dikutip Kamis (18/12/2025).
Adapun, proyek ini terbagi menjadi dua segmen utama. Segmen 1 yaitu segmen SKG Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu sepanjang kurang lebih 279,8 km dikerjakan oleh KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk - PT Nindya Karya.
Kemudian, segmen 2 yaitu segmen Stasiun Labuhan Batu sampai dengan Fasilitas di Duri sepanjang kurang lebih 262 km dikerjakan oleh KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor – PT Brantas Abipraya (Persero) – PT Sumber Bangun Sentosa – PT Singgar Mulia.

#proyek-pipa-gas-cisem #pipa-gas #kementerian-esdm #esdm #pasokan-gas

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260121/44/1946023/esdm-targetkan-jual-beli-gas-lewat-pipa-cisem-ii-dimulai-juni-2026