Gapki Prediksi Tambahan Pungutan Ekspor Tekan Harga CPO hingga 3%

Gapki Prediksi Tambahan Pungutan Ekspor Tekan Harga CPO hingga 3%

Pemerintah akan menaikkan pungutan ekspor CPO dari 10% ke 12,5% pada Maret 2026 untuk mendukung program biodiesel B40, berpotensi menekan harga CPO hingga 3%.

(Bisnis.Com) 22/01/26 10:10 110387

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah berencana menaikkan pungutan ekspor (PE) minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) dari 10% menjadi 12,5% mulai Maret 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk menopang pendanaan implementasi program biodiesel B40 yang akan diperluas secara nasional.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono mengatakan tambahan pungutan sebesar 2,5% berpotensi menekan harga CPO hingga 3%.

Kendati demikin, Gapki menilai dampak kenaikan PE CPO masih relatif terbatas dan tidak akan mengganggu kinerja ekspor secara signifikan.

“Kenaikan [pungutan ekspor CPO] 2,5% ini kemungkinan akan menekan harga CPO - 3% dan harga TBS [tandan buah segar] kurang lebih 7–8%. Kalau kenaikan tidak signifikan seharusnya kinerja ekspor tidak terganggu,” kata Eddy kepada Bisnis, dikutip Kamis (22/1/2026).

Menurut Eddy, tekanan harga CPO di level tersebut masih dapat ditoleransi oleh pelaku usaha. Sebab, dia menyebut kebutuhan dana untuk menjaga keberlanjutan program biodiesel menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menaikkan pungutan.

“[Harga CPO yang tertekan] 3% seharusnya tidak terlalu besar, karena memang pemerintah membutuhkan dana ini untuk kelanjutan program biodiesel,” ujarnya.

Adapun terkait dampak ke harga TBS di tingkat petani, Eddy menilai meski harganya tertekan 7–8%, harga TBS tidak otomatis turun di bawah level sebelumnya.

“Maksudnya tertekan belum tentu turun, sebab kalau harga naik kemudian tertekan 7–8% bisa jadi dibandingkan harga sebelumnya sama walaupun sudah tertekan 7–8%,” jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menyampaikan kenaikan PE CPO merupakan upaya mendukung keberlanjutan program mandatori biodiesel sepanjang tahun ini.

Untuk diketahui, pemerintah akan mengimplementasikan B40 pada 2026. Selanjutnya, implementasi B50 ditargetkan dimulai pada semester II/2026 mendatang.

Selain itu, kenaikan pungutan ekspor tersebut sekaligus menjaga keberlanjutan pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

“PE [CPO] naik menjadi 12,5% per Maret 2026. Kebijakan biodiesel masih B40 untuk tahun ini. Namun kajian untuk B50 tetap disiapkan,” ujar Haryo kepada Bisnis, Minggu (18/1/2026) malam.

#ekspor-cpo #harga-cpo #pungutan-ekspor #gapki-prediksi #biodiesel-b40 #kenaikan-pungutan #harga-tandan-buah-segar #dampak-harga-cpo #kebijakan-ekspor-cpo #program-biodiesel #tekanan-harga-cpo #pendana

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260122/12/1946219/gapki-prediksi-tambahan-pungutan-ekspor-tekan-harga-cpo-hingga-3