Menaker tekankan BLK harus inklusif untuk perluas akses peluang kerja

Menaker tekankan BLK harus inklusif untuk perluas akses peluang kerja

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) harus inklusif demi memperluas kesempatan yang setara ...

(Antara) 23/01/26 20:23 112641

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja (BLK) harus inklusif demi memperluas kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk memperoleh pelatihan dan pekerjaan yang layak.

“Kita harus membuka peluang yang sama bagi semua. Setiap warga negara berhak bekerja dan hidup sejahtera,” ujar Menaker Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, ia mengatakan pengembangan BLK harus selaras dengan kebutuhan industri masa kini dan masa depan, seperti teknologi informasi, digital marketing, hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Pelatihan vokasi ia nilai menjadi solusi strategis untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Menaker mengatakan salah satu fokus pemerintah adalah dengan melakukan revitalisasi BLK sebagai bagian dari strategi nasional untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing, baik untuk pasar kerja dalam negeri maupun luar negeri.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, BLK harus merancang kelas-kelas pelatihan khusus dan menjalin komunikasi dengan pihak yang memiliki akses penempatan tenaga kerja sesuai keahlian.

“BLK tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja domestik, tetapi juga mempersiapkan tenaga kerja Indonesia agar siap bekerja di luar negeri,” kata Yassierli.

Di sisi lain, Menaker menilai langkah revitalisasi serta pemindahan BLK ke pusat kabupaten akan memperluas jangkauan layanan pelatihan, terutama bagi masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan biaya transportasi.

Dengan akses yang lebih baik, BLK diharapkan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Menaker juga menilai daerah memiliki potensi besar sebagai sumber tenaga kerja unggul, namun perlu didukung pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Karena itu, pengembangan BLK tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga pembaruan tata kelola dan program pelatihan agar lebih adaptif terhadap perubahan dunia kerja,” katanya.

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#blk #pelatihan-vokasi #vokasi #peluang-kerja #menaker #yassierli

https://www.antaranews.com/berita/5371798/menaker-tekankan-blk-harus-inklusif-untuk-perluas-akses-peluang-kerja