Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Ini Sejumlah PR yang Disoroti Pengamat
Thomas Djiwandono ditunjuk sebagai Deputi Gubernur BI, fokus pada sinergi BI-KSSK untuk stabilitas ekonomi dan pasar keuangan Indonesia.
(Bisnis.Com) 27/01/26 11:26 115432
Bisnis.com, JAKARTA – Ekonom PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Myrdal Gunarto mengungkapkan poin-poin yang perlu menjadi fokus Thomas AM Djiwandono, usai terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Myrdal mengatakan poin utama yang perlu menjadi perhatian Deputi Gubernur baru adalah sinergi yang lebih kuat dan lebih agile, lebih lincah, antara BI dengan lembaga KSSK yang lain. Mengingat, Thomas sebelumnya sempat sempat menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
“Karena beliau sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, tentunya yang difokuskan adalah sinergi yang lebih kuat dan lebih agile, lebih lincah, antara BI dengan lembaga KSSK,” kata Myrdal kepada Bisnis, Senin (26/1/2026).
Keputusan Komisi XI DPR RI menetapkan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung mendapat sambutan positif dari Myrdal. Dia menilai, kontribusinya sebagai Wamenkeu membawa fiskal Indonesia tetap prudent, dengan posisi defisit fiskal tidak lebih dari 3% hingga tahun lalu.
“Kita harapkan beliau terpilih jadi Deputi Gubernur BI, ini satu langkah yang positif,” ungkapnya.
Myrdal mengatakan, sinergi yang kuat antara KSSK diperlukan guna membawa ekonomi Indonesia tumbuh lebih agresif dan juga memiliki stabilitas yang baik.
Untuk itu, kata dia, BI dalam menjalankan tugas dan fungsinya dapat lebih optimal seiring bergabungnya Thomas ke dalam lembaga tersebut. Kehadirannya juga diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi nasional.
“Pada akhirnya juga kita harapkan dengan terpilihannya Pak Tommy juga stabilitas nilai tukar ataupun juga stabilitas dari pasar keuangan, maupun juga pendalaman pasar keuangan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Komisi XI DPR RI resmi memutuskan Thomas AM Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
“Bahwa yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas A.M Djiwandono,” ujar Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun dalam konferensi pers, Senin (26/1/2026).
Keputusan itu diambil setelah rapat internal Komisi XI. Misbakhun menyebut pemilihan Thomas lantaran dia merupakan figur yang disepakati oleh seluruh partai politik.
Selanjutnya, hasil putusan tersebut akan dilaporkan oleh Komisi XI DPR RI di rapat Sidang Paripurna, yang rencanannya bakal digelar besok, Selasa (27/1/2026).
#thomas-djiwandono #deputi-gubernur-bi #sinergi-bi-kssk #wakil-menteri-keuangan #komisi-xi-dpr-ri #stabilitas-ekonomi-indonesia #pertumbuhan-ekonomi-indonesia #nilai-tukar-stabil #pasar-keuangan-indone