Pemkab Agam usulkan 65 IKM terkena bencana dapat bantuan ke Kemenperin
Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengusulkan kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar 65 industri kecil dan menengah (IKM) yang terdampak ...
(Antara) 29/01/26 17:12 118797
Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengusulkan kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin) agar 65 industri kecil dan menengah (IKM) yang terdampak bencana hidrometeorologi memperoleh bantuan untuk menjalankan usahanya kembali demi mempercepat kebangkitan ekonomi daerah tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam, Budi Perwira Negara di Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat, Kamis, mengatakan 65 IKM tersebut telah diusulkan ke Kemenperin untuk mendapatkan bantuan mesin dan peralatan.
"Kita telah mengusulkan 65 IKM ke Kemenperin dan rencananya bakal diverifikasi oleh tim kementerian dalam waktu dekat," katanya.
Hal itu berdasarkan atas Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 01 Tahun 2026 tentang Pemulihan Industri Kecil di Daerah Terdampak Bencana.
Setelah verifikasi dilakukan, maka ditentukan penerimaan manfaat yang bakal mendapatkan bantuan mesin dan peralatan dari pemerintah pusat, ujar dia.
"Saat ini data yang kita usulkan belum final dan berharap seluruh IKM disetujui Kemenperin semuanya," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan ke 65 unit IKM itu tersebar di Kecamatan Palupuh sebanyak 20 unit, Palembayan 27 unit dan Tanjung Raya 18 unit.
Industri kecil dan menengah tersebut bergerak di bidang jahit bordir, anyaman, gambir, pengolahan ikan, kerajinan tangan, kue dan lainnya.
Bencana banjir bandang, banjir dan tanah longsor melanda Agam pada akhir November 2025, mengakibatkan 65 unit IKM tersebut terdampak, sehingga pelaku IKM kesulitan mendapatkan bahan baku, peralatan usaha rusak, sumber bahan baku rusak dan lainnya.
Kerugian dari 65 unit IKM yang terdampak bencana pada November 2025 lalu mencapai sekitar Rp723 juta.
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026