Simulasi Free Float Dikerek jadi 15%, Pasar Harus Serap Rp203 Triliun

Simulasi Free Float Dikerek jadi 15%, Pasar Harus Serap Rp203 Triliun

OJK menaikkan free float saham menjadi 15%, memaksa pasar menyerap Rp203 triliun, berdampak pada 327 emiten di BEI. Langkah ini untuk menarik investor global.

(Bisnis.Com) 30/01/26 11:38 119624

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengestimasi nilai kapitalisasi pasar yang harus diserap pasar akibat kenaikan free float menjadi 15% mencapai Rp203 triliun dan terdampak terhadap 327 emiten eksisting di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebelumnya, OJK telah melakukan simulasi dan dampak perubahan persyaratan free float tersebut. Merujuk data paparan OJK dalam rapat Komisi XI DPR pada Desember 2025, apabila aturan free float diubah menjadi 15%, nilai market cap yang harus diserap pasar mencapai Rp203 triliun.

“Jumlah perusahaan tercatat yang terdampak atau harus menaikkan free float mencapai 327 perusahaan,” tulis dokumen tersebut.

Adapun, rata-rata persentase free float dari masing-masing perusahaan tercatat setelah memenuhi aturan free float 15% naik menjadi saat ini 23,34% menjadi 30,22%.

Bos OJK Mahendra Siregar menjelaskan bahwa emiten yang tidak dapat memenuhi aturan free float 15% itu, BEI dan OJK akan diberikan exit policy melalui pengawasan yang baik.

Langkah signifikan yang ditempuh regulator pasar modal itu dilakukan sejalan dengan pandangan bahwa MSCI tetap ingin memasukkan saham-saham Indonesia ke dalam indeks global. Hal tersebut dinilai menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia sangat layak investasi (investable) bagi investor internasional.

Rencana revisi aturan batas minimal saham publik atau free float dari 7,5% menjadi 15% dipastikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (29/1/2026).

Perubahan itu merupakan respons regulator terhadap masukan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap kebijakan free float saham Indonesia.

“SRO akan menerbitkan aturan free float 15% dalam waktu dekat dan transparansi yang baik,” tegasnya.

Mahendra menambahkan free float 15% itu akan berlaku bagi emiten baru maupun perusahaan yang sudah berstatus perusahaan terbuka atau emiten existing.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#free-float #ojk #bei #kapitalisasi-pasar #market-cap #emiten-terdampak #msci #saham-indonesia #pasar-modal #investasi-internasional #revisi-aturan #saham-publik #exit-policy #transparansi-pasar #emite

https://market.bisnis.com/read/20260130/7/1948632/simulasi-free-float-dikerek-jadi-15-pasar-harus-serap-rp203-triliun