Ditopang Manufaktur, Surplus Dagang RI 2025 Tembus US$41,05 Miliar
Surplus dagang Indonesia 2025 mencapai US$41,05 miliar, didorong ekspor nonmigas yang kuat meski migas defisit, dengan total ekspor naik 6,15% YoY.
(Bisnis.Com) 02/02/26 11:53 122395
Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia sepanjang periode Januari—Desember 2025 mencatatkan surplus senilai US$41,05 milir, anak 31,02% dibandingkan perkembangan tahun sebelumnya sebesar US$31,33 miliar.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan performa neraca dagang sepanjang tahun lalu ditopang oleh kinerja ekspor komoditas nonmigas yang masih solid, di tengah defisit sektor migas yang masih membayangi.
“Kita lihat perbandingannya cukup tinggi surplusnya pada kondisi Januari—Desember 2025 dibandingkan Januari—Desember 2024. Surplus tersebut terutama ditopang surplus komoditi nonmigas sebesar US$60,75 miliar, sementara komoditi migas masih mengalami defisit US$19,70 miliar,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Berdasarkan data BPS, total nilai ekspor Indonesia sepanjang 2025 menembus angka US$282,91 miliar, atau naik 6,15% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan capaian 2024 sebesar US$266,53 miliar.
Ateng memerinci, peningkatan ekspor ini utamanya disumbang oleh kinerja industri pengolahan yang tumbuh double digit. Ekspor sektor ini melesat 14,47% YoY, dari US$198,40 miliar pada 2024 menjadi US$227,10 miliar pada 2025.
Secara keseluruhan, nilai ekspor nonmigas tercatat naik 7,66% yoy menjadi US$269,84 miliar. Sebaliknya, ekspor migas justru terkontraksi sedalam 17,69% YoY, turun dari US$15,88 miliar (2024) menjadi US$13,07 miliar (2025).
Di sisi lain, total nilai impor sepanjang 2025 tercatat sebesar US$241,86 miliar, tumbuh tipis 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya di angka US$235,20 miliar.
Kenaikan impor ini didorong oleh geliat sektor produksi dalam negeri, yang tercermin dari lonjakan impor barang modal. BPS mencatat impor barang modal naik tajam 20,06% yoy, dari US$41,75 miliar pada 2024 menjadi US$50,13 miliar pada 2025.
#surplus-dagang #neraca-perdagangan #ekspor-nonmigas #defisit-migas #industri-pengolahan #ekspor-indonesia #impor-barang-modal #kinerja-ekspor #surplus-komoditi #ekspor-2025 #impor-2025 #bps-indonesia #n-a