Nilai Ekspor CPO hingga Besi-Baja Kompak Naik pada 2025

Nilai Ekspor CPO hingga Besi-Baja Kompak Naik pada 2025

Ekspor CPO dan besi-baja Indonesia naik signifikan pada 2025, masing-masing sebesar 21,83% dan 8,41%.

(Bisnis.Com) 02/02/26 11:58 122405

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan nilai ekspor minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) hingga besi dan baja yang merupakan komoditas nonmigas unggulan meningkat sepanjang 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan nilai ekspor CPO dan turunannya meningkat 21,83% secara kumulatif dari US$20,05 miliar menjadi US$24,42 miliar pada Januari—Desember 2025.

Sejalan dengan peningkatan ekspor, BPS mencatat volume CPO meningkat 9,09% menjadi 23,61 juta ton dari sebelumnya 21,64 juta ton. Data BPS menunjukkan kontribusi CPO terhadap total ekspor nonmigas adalah sebesar 9,05%. Untuk diketahui ekspor nonmigas mencapai US$269,84 miliar sepanjang 2025.

Setali tiga uang, nilai ekspor besi dan baja (HS 72) juga naik 8,41% menjadi US$27,97 miliar pada Januari—Desember 2025 dari periode yang sama tahun lalu US$25,80 miliar.

Dari sisi volume, ekspor besi dan baja juga meningkat 11,19% menjadi 23,26 juta ton dari sebelumnya 20,92 juta ton, dengan pangsa sebesar 10,37% dari total ekspor nonmigas.

“Jadi ada dua yang naik, yaitu besi dan baja, [komoditas] unggulannya, dan juga CPO,” kata Ateng dalam Rilis Berita Resmi BPS, Senin (2/2/2026).

Di sisi lain, batu bara (HS 2701) menjadi satu-satunya komoditas unggulan yang mengalami koreksi sepanjang 2025. Nilai ekspornya turun 19,70% menjadi US$24,48 miliar dari US$30,49 miliar pada periode sama tahun lalu.

Sementara itu, volumenya juga ikut menurun 3,66% menjadi 390,93 juta ton dari sebelumnya 405,76 juta ton. Adapun, pangsa untuk komoditas ini adalah 9,07% dari total ekspor nonmigas

Secara kumulatif, BPS mencatat ketiga komoditas tersebut menyumbang sekitar 28,62% dari total ekspor nonmigas Indonesia pada Januari—Oktober 2025.

“Total ketiganya itu memberikan kontribusi atau share terhadap ekspor sebesar 28,49% dari total ekspor nonmigas di Indonesia selama Januari—Desember 2025,” pungkasnya.

Sementara itu, ekspor Indonesia secara kumulatif US$281,91 miliar pada periode Januari-Desember 2025, atau naik 6,15% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan ekspor sebesar US$266,53 miliar.

Dari total tersebut, ekspor nonmigas periode Januari-Desember 2025 tercatat sebesar US$269,84 miliar atau naik 7,66% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$250,65 miliar.

Sementara itu, ekspor migas pada Januari-Desember 2025 tercatat turun 17,69% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari US$15,88 miliar menjadi US$13,07 miliar.

#ekspor-cpo #ekspor-besi-baja #nilai-ekspor-cpo #volume-ekspor-cpo #kontribusi-cpo-ekspor #ekspor-nonmigas-2025 #nilai-ekspor-besi-baja #volume-ekspor-besi-baja #kontribusi-besi-baja-ekspor #ekspor-bat

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260202/12/1949230/nilai-ekspor-cpo-hingga-besi-baja-kompak-naik-pada-2025