Menhut: Penting perlindungan lahan basah kawasan biodiversitas tinggi
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya perlindungan dan pengelolaan lahan basah berbasis pengetahuan untuk kawasan dengan ...
(Antara) 06/02/26 19:32 128636
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan pentingnya perlindungan dan pengelolaan lahan basah berbasis pengetahuan untuk kawasan dengan biodiversitas tinggi sekaligus sumber ekonomi untuk masyarakat pesisir.
“Kita berharap lahan basah bukan hanya tanah yang basah, tetapi kawasan dengan biodiversitas yang sangat tinggi, sumber ekonomi yang baik, sekaligus memiliki kemampuan penyerapan karbon yang sangat besar,” ujar Menhut Raja Antoni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut, Raja Antoni mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Namun, ia menilai kearifan lokal tetap memiliki peran strategis sebagai sumber pengetahuan yang harus diakui dan dirayakan.
“Masyarakat kita sejak dulu sudah sangat terbiasa dengan sistem pasang surut, sistem pertanian di lahan basah, hingga memahami pola migrasi burung di kawasan basah sejak zaman nenek moyang,” ujar dia.
“Hal-hal seperti ini perlu kita institusionalisasikan untuk melengkapi riset-riset yang dilakukan oleh universitas dan lembaga-lembaga kita,” imbuhnya.
Selain itu, Menhut juga menegaskan komitmen Indonesia sebagai anggota Konvensi Ramsar dengan telah mendaftarkan delapan situs lahan basah penting.
Indonesia, lanjutnya, dianugerahi kekayaan lahan basah yang luar biasa, sehingga perlu adanya kerjasama dan kolaborasi semua pihak baik nasional maupun internasional.
“Sekitar 23 persen mangrove dunia berada di Indonesia, dan kita juga memiliki gambut tropis terbesar di dunia. Ini adalah titipan dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus kita jaga bersama-sama,” kata Raja Antoni.
Sementara itu, Kepala Kerja Sama Pembangunan dan Penasihat Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia Alice Birnbaum mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem mangrove dan masyarakat pesisir.
“Mangrove ini tidak hanya indah tapi juga diakui secara global sebagai penopang keanekaragaman hayati dan pondasi bagi ekosistem,” ujar dia.
Birnbaum juga mengatakan Kanada bangga dapat bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI.
“Kanada sangat bangga dapat bermitra dengan Kementerian Kehutanan dan banyak pihak lainnya. Kami berkomitmen untuk melindungi ekosistem sekaligus memperkuat masyarakat pesisir. Kita di sini hadir ini menjadi babak baru menuju keberlanjutan,” kata Birnbaum.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
#menhut #raja-juli-antoni #menhut-raja-juli-antoni #lahan-basah #mangrove #biodiversitas