Laba BCA Digital (Blu) Melesat, Raup Rp213,44 Miliar sepanjang 2025

Laba BCA Digital (Blu) Melesat, Raup Rp213,44 Miliar sepanjang 2025

BCA Digital (Blu) mencatat laba Rp213,44 miliar di 2025, naik 97,69% YoY, didukung pendapatan bunga dan komisi yang meningkat signifikan.

(Bisnis.Com) 11/02/26 14:32 133212

Bisnis.com, JAKARTA — Anak usaha PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Digital BCA (Blu) membukukan laba bersih tahun berjalan senilai Rp213,44 miliar sepanjang 2025. Perolehan laba tersebut meningkat 97,69% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding periode yang sama tahun lalu Rp107,97 miliar.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, raihan laba bersih ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang mencapai Rp1,30 triliun, meningkat 32,20% YoY dibanding tahun lalu yang sebesar Rp984,96 miliar.

Pendapatan berbasis komisi juga meningkat signifikan sebesar 100,64% YoY, dari Rp58,78 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp117,94 miliar pada 2025. Pendapatan lainnya juga tumbuh 73,02% YoY menjadi Rp66,94 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp38,69 miliar.

Kendati begitu, beban operasional meningkat 20,34% YoY menjadi Rp1,03 triliun dari sebelumnya Rp856,14 miliar. Komponen beban operasional nonbunga yang membengkak di antaranya impairment yang meningkat 27,52% YoY, dari Rp378,78 miliar menjadi Rp483,03 miliar. Kemudian, beban lainnya mencapai Rp380,93 miliar, meningkat 24,42% YoY dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp306,18 miliar.

Dengan demikian, BCA Digital membukukan laba operasional sebesar Rp271,80 miliar, naik signifikan 111,00% YoY dari perolehan tahun lalu senilai Rp128,81 miliar. Sebaliknya, laba nonoperasional susut 79,47% YoY menjadi Rp2,04 miliar hingga akhir 2025. Pada 2024, BCA Digital mencatatkan perolehan laba nonoperasional sebesar Rp9,97 miliar.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BCA Digital tumbuh double digit yakni 31,43% YoY menjadi Rp8,56 triliun dari raihan tahun lalu yang sebesar Rp6,52 triliun.

Pada saat yang sama, dana pihak ketiga (DPK) perseroan tumbuh 21,94% YoY menjadi Rp14,30 triliun, ditopang oleh simpanan giro yang tumbuh melesat sebesar 821,90% YoY menjadi Rp43,14 miliar.

Selain simpanan giro, simpanan tabungan dan deposito juga mengalami pertumbuhan dibanding tahun sebelumnya. Tercatat simpanan tabungan BCA Digital tumbuh 35,02% YoY menjadi Rp7,48 triliun dan deposito naik 9,60% YoY menjadi Rp6,77 triliun hingga akhir 2025.

Dari sisi indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) BCA Digital turun dari tahun sebelumnya 48,73% menjadi 37,80% pada 2025. Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat 0,96% dari periode yang sama tahun lalu 1,23% dan NPL net 0,26% dari 0,11%.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) meningkat menjadi 7,39% dari periode yang sama tahun lalu 6,66%, sedangkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional menyusut dari 90,97% pada 2024 menjadi 85,63% hingga akhir 2025.

#bca-digital #laba-bca-digital #blu-bca #pendapatan-bunga-bersih #pendapatan-komisi-bca #beban-operasional-bca #penyaluran-kredit-bca #dana-pihak-ketiga-bca #simpanan-giro-bca #simpanan-tabungan-bca #d

https://finansial.bisnis.com/read/20260211/90/1952097/laba-bca-digital-blu-melesat-raup-rp21344-miliar-sepanjang-2025