Prediksi 1 Ramadan di Arab, Eropa hingga Amerika

Prediksi 1 Ramadan di Arab, Eropa hingga Amerika

Berikut prediksi jatuhnya 1 Ramadan di berbagai belahan dunia, dari Amerika hingga Afrika dan Oceania.

(Bisnis.Com) 17/02/26 15:10 138752

Bisnis.com, JAKARTA — Bulan suci Ramadan yang dinantikan umat muslim seluruh dunia segera tiba. Awal Ramadan juga menjadi penanda dimulainya ibadah puasa bagi umat muslim.

Namun, untuk penentuan waktu satu Ramadan ini berbeda-beda di masing-masing wilayah. Misalnya, di Indonesia sendiri satu Ramadan ditetapkan setelah melihat posisi hilal di sejumlah wilayah.

Setelah itu, pemerintah bakal menggelar sidang yang dihadiri oleh pimpinan Kemenag, ormas Islam, hingga ahli astronomi guna mengambil keputusan kapan 1 Ramadan berlangsung.

Adapun, Kemenag bakal menggelar Sidang Isbat untuk menentukan 1 Ramadan 1447 Hijriah hari ini, Selasa (17/2/2026).

Lantas, bagaimana dengan jadwal satu Ramadan di wilayah lainnya :

Amerika Utara

Dirangkum dari Al Jazeera, penentuan satu Ramadan di Amerika Utara mengikuti keputusan The Fiqh Council of North America (FCNA) dan Islamic Society of North America (ISNA).

Dalam memutuskan satu Ramadan, keduanya secara resmi mengumumkan Ramadan bakal dimulai pada 18 Februari sesuai dengan perhitungan astronomi.

Perhitungan FCNA dan ISNA menyatakan bahwa, saat matahari terbenam di suatu tempat di bumi, elongasi bulan setidaknya harus 8 derajat, dan bulan harus berada setidaknya 5 derajat di atas cakrawala agar dapat terlihat.

Eropa

The European Council for Fatwa and Research (ECFR) alias Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa telah menetapkan satu Ramadan jatuh pada Kamis, (19/2/2026).

ECFR memastikan hilal tidak dapat dilihat baik dengan mata telanjang maupun melalui teleskop dan instrumen pengamatan pada Selasa (17/2/2025) malam.

Adapun, Turki telah menetapkan 19 Februari sebagai hari pertama bulan suci Ramadan, dengan alasan yang sama dengan EFCR.

Timur Tengah

Sebagian besar negara Timur Tengah, yang dipimpin oleh Arab Saudi masih melakukan perhitungan astronomis untuk menentukan satu Ramadan. Penentuan itu direncanakan bakal diumumkan pada hari ini, Selasa (17/2/2026) malam.

Nantinya, jika Mahkamah Agung Saudi menerima kesaksian tentang penampakan hilal pada Selasa malam, maka satu Ramadan di Timur Tengah bakal ditetapkan pada Rabu (18/2/2026). Namun, jika Ramadan terlihat pada Rabu malam. Maka awal Ramadan bakal berlangsung keesokan harinya atau pada Kamis (19/2/2025).

Asia

Di seluruh Asia, awal Ramadan 2026 kemungkinan besar akan jatuh pada hari Kamis, (19/2/2026). Sebab, bulan akan terbenam sebelum matahari terbenam di wilayah tersebut pada Selasa malam.

Sementara itu, Singapura sendiri secara resmi telah lebih dulu mengoonfirmasi dimulainya Ramadan dimualai pada Kamis (19/2/2026).

Afrika dan Oceania

Di Afrika, belum ada keputusan resmi kapan satu Ramadan dimulai. Namun, sebagian besar wilayah Afrika diprediksi satu Ramadan bakal jatuh pada Kamis (19/2/2026). Sementara itu, di daratan Oceania melalui Australian National Imams Council telah menetapkan Rama dan bakal dimulai pada Kamis (19/2/2026).

#1-ramadan #ramadan-2026 #awal-ramadan #penentuan-ramadan #ramadan-di-arab #ramadan-di-eropa #ramadan-di-amerika #ramadan-di-asia #ramadan-di-afrika #ramadan-di-oceania #sidang-isbat #hilal-ramadan #pu

https://kabar24.bisnis.com/read/20260217/15/1953406/prediksi-1-ramadan-di-arab-eropa-hingga-amerika