Pengelola Hypermart (MPPA) Beli Tanah di Balaraja Rp54,5 Miliar untuk Ekspansi Usaha

Pengelola Hypermart (MPPA) Beli Tanah di Balaraja Rp54,5 Miliar untuk Ekspansi Usaha

Emiten pengelola Hypermart PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) membeli tanah seluas 38.169 meter persegi di Balaraja senilai Rp54,5 miliar untuk ekspansi usaha.

(Bisnis.Com) 19/02/26 08:43 140321

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel pengelola Hypermart PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) menandatangani menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli tanah dengan PT Balaraja Sentosa senilai Rp54,5 miliar pada 18 Februari 2026 sebagai bagian dari langkah ekspansi aset perseroan.

Corporate Secretary MPPA, Mirtha Sukanto, menyatakan MPPA bermaksud mengakuisisi lahan seluas 38.169 meter persegi yang berlokasi di Kelurahan Sukamurni dan Kelurahan Tobat, Kecamatan Balaraja.

"Perseroan dan PТ Balaraja Sentosa telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak Atas Tanah, dimana Perseroan bermaksud untuk membeli tanah seluas 38.169 m²," kata Mirtha dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (19/2/2026).

Mirtha menambahkan, tanah tersebut memiliki alas hak Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang terdiri atas tiga bidang dengan nomor identifikasi berbeda, yakni 28.04.000133500.0 (eks No.08), 28.04.000121027.0 (eks No.09), dan 28.04.000121029.0 (eks No.459).

Adapun, nilai transaksi pembelian tanah tersebut mencapai Rp54.500.000.000 di luar Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Namun demikian, penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan sebagaimana diatur dalam perjanjian antara para pihak.

Mirtha menegaskan penandatanganan perjanjian tersebut diyakini memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha perseroan sekaligus menambah nilai bagi pemegang saham.

"Penandatangan Perjanjian oleh Perseroan akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham Perseroan," pungkasnya.

Dari sisi kinerja keuangan, PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) meraih penjualan bersih senilai Rp7,25 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 1,9% dari capaian tahun sebelumnya yakni Rp7,11 triliun.

Berdasarkan laporan kinerja yang dirilis Selasa (17/2/2026), kenaikan top-line tersebut diikuti oleh penebalan laba bruto sebesar 2,8% menjadi Rp1,26 triliun, didorong oleh perbaikan bauran penjualan dan strategi merchandising.

CEO MPPA Adrian Suherman menjelaskan bahwa kinerja FY 2025 mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perseroan melalui pengelolaan biaya yang disiplin.

“Respons positif terhadap inisiatif rebranding semakin memperkuat keyakinan kami bahwa upaya ini akan menghasilkan kinerja yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang,” ujar Adrian dalam keterangan resmi.

Meskipun pendapatan mengalami pertumbuhan, MPPA mencatatkan laba operasional sebesar Rp26 miliar. Perolehan itu terkoreksi 23,1% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp33 miliar.

Penurunan tersebut dipicu oleh langkah perseroan yang tetap gencar berinvestasi pada inisiatif operasional, inovasi format ritel baru, serta penyegaran produk demi memperkuat daya saing jangka panjang.

Di sisi lain, MPPA masih mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp152,19 miliar pada 2025, membengkak dari rugi Rp118,11 miliar pada 2024.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#hypermart-ekspansi #mppa-beli-tanah #tanah-balaraja #investasi-mppa #pengelola-hypermart #mppa-ekspansi-usaha #pembelian-tanah-mppa #kinerja-keuangan-mppa #laba-bruto-mppa #penjualan-bersih-mppa #stra

https://market.bisnis.com/read/20260219/192/1953895/pengelola-hypermart-mppa-beli-tanah-di-balaraja-rp545-miliar-untuk-ekspansi-usaha