Bos BRI Bicara Prospek Kredit, Keyakinan Pelaku Usaha Masih Jadi Sorotan

Bos BRI Bicara Prospek Kredit, Keyakinan Pelaku Usaha Masih Jadi Sorotan

Pertumbuhan kredit BRI terhambat bukan karena likuiditas, tetapi karena kepercayaan pelaku usaha yang belum pulih, meski likuiditas perbankan meningkat.

(Bisnis.Com) 26/02/26 14:21 148235

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menyebut belum pulihnya keyakinan pelaku usaha untuk melakukan ekspansi menjadi tantangan penyaluran kredit perbankan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa tantangan industri perbankan tidak melulu masalah likuiditas, pemulihan kepercayaan dan prospek usaha agar ekspansi kembali berjalan justru menjadi kunci utama.

“Pada saat ini yang dibutuhkan bukan sekadar likuiditas tambahan tapi penguatan keyakinan pelaku usaha agar ekspansi kembali berjalan,” kata Hery dalam Konferensi Pers Laporan Kinerja Keuangan BRI Kuartal IV/2025 secara virtual pada Kamis (26/2/2026).

Adapun likuiditas perbankan, terutama pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) kembali menguat bahkan mencapai double digit yakni sebesar 13,83% secara tahunan (year on year/YoY) pada 2025.

Pada saat yang sama, pertumbuhan kredit hingga akhir 2025 mencapai sebesar 9,69% YoY, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit pada 2024 yang sebesar 10,93% YoY.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa saat ini terjadi perlambatan kredit yang lebih dipengaruhi oleh faktor demand. “Jadi tantangannya bukan pada supply dana tetapi pada kepercayaan dan prospek usaha,” ujarnya.

Di sisi lain, BRI mematok pertumbuhan kredit pada kisaran 7—9% YoY tahun ini. Pasalnya, perseroan akan lebih selektif dalam menyalurkan kredit.

Hery Gunardi mengatakan, BRI sangat selektif memilih sektor-sektor yang berkualitas dan memberikan imbal hasil yang bagus bagi perseroan. Kendati begitu, perseroan juga memastikan agar kredit yang disalurkan tidak berdampak buruk terhadap kualitas aset BRI.

“Kalau kita lihat guidance, kredit itu mungkin kita akan bergerak pertumbuhan masih single digit antara 7—9%. Jadi kita memang sangat selektif memilih sektor-sektor yang berkualitas,” ungkapnya.

Untuk diketahui, penyaluran kredit BRI secara konsolidasi mencapai Rp1.521,49 triliun hingga akhir 2025. Realisasi itu tumbuh 12,31% YoY dari periode yang sama tahun lalu.

#kredit-perbankan #likuiditas-perbankan #kepercayaan-pelaku-usaha #pertumbuhan-kredit #ekspansi-usaha #bri #hery-gunardi #prospek-usaha #dana-pihak-ketiga #pertumbuhan-dana #selektif-kredit #kualitas-a

https://finansial.bisnis.com/read/20260226/90/1956050/bos-bri-bicara-prospek-kredit-keyakinan-pelaku-usaha-masih-jadi-sorotan