Jateng Tambah Jumlah Pompa Air untuk Tangani Banjir Pantura
Pemerintah Jawa Tengah menambah pompa air untuk atasi banjir di Pantura, Semarang, Demak, dan Grobogan akibat curah hujan tinggi, serta mengurai kemacetan.
(Bisnis.Com) 25/10/25 00:45 15196
Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan upaya penanganan banjir yang melanda pesisir utara yang meliputi Kota Semarang, Kabupaten Demak, hingga Kabupaten Grobogan. Penambahan jumlah pompa air dilakukan untuk mempercepat upaya penangana tersebut.
"Semenjak kemarin pompa telah terpasang. Hari ini, Bapak Gubernur menginstruksikan menambah pompa agar lekas surut," ungkap Henggar Budi Anggoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (24/10/2025).
Delapan unit pompa diturunkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menanggulangi banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kota Semarang. Kapasitas penyedotan air diklaim mencapai 1.900 liter/detik, naik dari 1.400 liter/detik pada hari Kamis (23/10/2025) kemarin.
Henggar menjelaskan pompa air itu dipasang di beberapa titik langganan banjir. Satu pompa ditempatkan di Kali Tenggang, dua pompa di kawasan Terboyo, dan tiga pompa di Kali Sringin. Masih ada dua pompa tambahan yang didatangkan dari Balai PSDA Tegal dan Kudus, keduanya dipasang di titik efektif pembuangan air.
Berdasarkan tinjauan yang dilakukan Dinas Pusdataru, Henggar menegaskan banjir kali ini disebabkan oleh tingginya curah hujan di pesisir utara Jawa Tengah. “Kami cek, tidak ada kaitan dengan pembangunan tol. Ini karena curah hujan yang begitu tinggi karena hujan deras dalam beberapa hari terakhir," katanya.
Di saat yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga masih berupaya mengurai kemacetan akibat genangan banjir yang terjadi di ruas jalan Demak-Semarang. "Kami melakukan pantauan secara intensif selama dua hari ini. Kemacetan terjadi akibat hujan dan banjir dari Jembatan Kaligawe sampai Pasar Buyaran Demak," ujar Arief Djatmiko, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah.
Petugas gabungan ditempatkan di titik-titik krusial yang menjadi penyebab kemacetan, termasuk Jalan Raya Kaligawe, depan RSI Sultan Agung, dan pertigaan Genuk di Kota Semarang, hingga wilayah Sayung dan Pasar Buyaran di Kabupaten Demak. Arief juga menambahkan bahwa kemacetan di Buyaran, Demak, yang sebelumnya parah, kini sudah lancar. Sebagai solusi, Dishub dan Kepolisian turut mencarikan jalur alternatif, seperti mengarahkan kendaraan dari Genuk ke Jalan Woltermonginsidi.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah memerintahkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun tangan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di kawasan pantai utara. Penanganan banjir tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada aspek sosial kemanusiaan. Titik pengungsian mulai disiapkan buat warga yang rumahnya tergenang air. Selain itu, bantuan logistik juga didistribusikan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga.
#pompa-air #banjir-pantura #penanganan-banjir #jawa-tengah-banjir #semarang-banjir #demak-banjir #grobogan-banjir #curah-hujan-tinggi #kapasitas-pompa #kemacetan-banjir #pengungsian-banjir #bantuan-log