Bukan dari Timur Tengah, Impor Minyak RI Terbesar dari Singapura & Malaysia

Bukan dari Timur Tengah, Impor Minyak RI Terbesar dari Singapura & Malaysia

Indonesia mengimpor minyak terbesar dari Singapura dan Malaysia, bukan Timur Tengah yang kini sedang dilanda konflik antara Iran dan AS.

(Bisnis.Com) 02/03/26 15:00 152025

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah berencana mencari alternatif impor minyak dari luar Timur Tengah menyusul berkecamuknya perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) yang dibantu Israel.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tidak menampik bahwa eskalasi mematikan tersebut akan berdampak langsung terhadap rantai pasok energi global terutama minyak mentah yang banyak dipasok negara-negara Timur Tengah.

Menurutnya, gangguan suplai minyak tidak bisa dihindari mengingat pusaran konflik berada di wilayah strategis seperti jalur pelayaran Selat Hormuz hingga Laut Merah. Oleh sebab itu, sambungnya, pemerintah akan memantau situasi.

"Kita lihat seberapa jauh pertempuran ini akan terus berlanjut," ungkap Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Guna memitigasi risiko pasokan di dalam negeri, dia mengingatkan bahwa pemerintah sejatinya telah mengantongi nota kesepahaman untuk mendatangkan minyak dari negara-negara di luar kawasan Timur Tengah. Dia mencontohkan, PT Pertamina (Persero) telah menjalin kesepakatan dengan sejumlah perusahaan energi asal AS, seperti Chevron hingga ExxonMobil.

Ketika ditanya mengenai peluang Indonesia untuk menyerap pasokan minyak dari Rusia, Airlangga menyatakan bahwa pemerintah bersikap terbuka. Dia menekankan bahwa pemerintah akan terus memantau ketersediaan pasokan di pasar global.

"Kita monitor mana yang tersedia dan mana yang bisa diimpor," katanya.

Impor Minyak RI

Dalam catatan Bisnis, Indonesia merupakan salah satu negara pengimpor bahan bakar mineral (BBM) dari sejumlah negara di Timur Tengah, termasuk yang berada di kawasan Teluk Persia. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab adalah dua negara pemasok utama bahan bakar mineral dari kawasan tersebut.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa selama tahun 2021-2025, total importasi BBM dengan kode harmonized system dua digit atau HS 27, dari Arab Saudi mencapai 26,87 juta ton atau senilai US$16,9 miliar.

Mayoritas bahan bakar mineral dari Arab Saudi mengalir ke Cilacap sebesar 18,75 juta ton atau setara US$11,3 miliar. Selain itu ada juga yang ke Tanjung Leneng, Banten. Volumenya mencapai 5,17 juta ton atau senilai US$3,69 miliar.

Sementara itu, volume importasi BBM Indonesia dari Uni Emirat Arab alias UEA dalam 5 tahun terakhir tercatat menembus angka 11,06 juta ton atau senilai US$7,04 miliar. Aliran BBM impor dari UEA sebagian menuju ke Merak, Balikpapan, Belawan, hingga Kalbut di Situbondo, Jawa Timur.

Selain Arab Saudi dan UEA, negara teluk yang tercatat mengekspor hasil BBM alias bahan bakar mineral ke Indonesia antara lain, Qatar sebesar 4,91 juta ton atau US$3,2 miliar, Bahrain sebanyak 1,06 juta ton (US$666 juta), Kuwait 1,84 juta ton (US$1,02 miliar), dan Oman sebesar 1,64 juta ton atau senilai US$1,2 miliar.

Kendati punya peran dalam rantai pasok energi, importasi BBM terbesar Indonesia justru bukan berasal dari negara teluk, melainkan Singapura dan Malaysia. Total impor BBM dari Singapura selama 5 tahun terakhir tercatat sebesar 65,24 juta ton atau setara US$49,22 miliar. Sedangkan dari Malaysia, total importasinya mencapai 34,1 juta ton atau sekitar US$25,42 miliar.

Meski dari sisi pasokan tidak langsung tergantung kepada negara-negara teluk, Indonesia berpotensi mengalami tekanan neraca perdagangan karena lonjakan harga minyak. Apalagi, harga minyak mentah dunia melonjak usai serangan AS-Israel ke Iran menyeret pasar minyak global ke jurang kekacauan dengan penutupan Selat Hormuz secara efektif.

Harga minyak Brent melonjak hingga 13% ke level sekitar US$82 per barel. Dilansir Bloomberg pada Senin (2/3/2026) minyak Brent untuk kontrak Mei melompat 12% ke level US$81,37 per barel pada pukul 7.01 pagi waktu Singapura.

#impor-minyak #minyak-ri #minyak-singapura #minyak-malaysia #minyak-timur-tengah #pasokan-energi #rantai-pasok-minyak #konflik-timur-tengah #selat-hormuz #harga-minyak-dunia #pertamina-impor #pasokan-m

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260302/9/1956977/bukan-dari-timur-tengah-impor-minyak-ri-terbesar-dari-singapura-malaysia