DEN bahas dampak konflik AS-Iran terhadap pasokan energi nasional
Dewan Energi Nasional (DEN) akan membahas dampak konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terhadap pasokan energi Indonesia dalam rapat yang digelar di ...
(Antara) 03/03/26 13:34 153288
Jakarta (ANTARA) - Dewan Energi Nasional (DEN) akan membahas dampak konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terhadap pasokan energi Indonesia dalam rapat yang digelar di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa.
Anggota DEN Satya Widya Yudha mengatakan rapat tersebut akan dipimpin oleh Ketua Harian DEN yang juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta dihadiri oleh delapan menteri dari unsur pemerintah dan delapan pemangku kepentingan dari unsur non-pemerintah.
“Total 16 anggota DEN akan berkumpul, dipimpin Pak Bahlil, untuk membahas dampak konflik ini,” ujar dia saat ditemui di Jakarta, Selasa.
Satya menjelaskan konflik di Timur Tengah dapat menimbulkan berbagai risiko bagi Indonesia sebagai negara net importir energi.
Risiko tersebut antara lain terganggunya suplai minyak dan gas, kenaikan harga minyak dunia, serta fluktuasi kurs yang dapat menekan biaya impor energi.
Ketika ditanya terkait antisipasi terjadinya krisis pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah, ia mengatakan mekanisme penetapan dan penanganan krisis dan darurat energi sudah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2016.
Dalam aturan tersebut terdapat tahapan penetapan kondisi krisis maupun darurat energi, yang akan menjadi acuan DEN dalam merumuskan langkah antisipasi.
“Kaitannya dengan Timur Tengah, hal ini yang nanti akan dibahas dalam rapat,” ujar Satya.
Harga minyak global melonjak 9–10 persen di tengah eskalasi di Timur Tengah, dan harga minyak mentah Brent telah naik di atas 80 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak 23 Juni 2025, menurut data perdagangan pada Senin (2/3) yang dikutip dari Sputnik.
Merespons kondisi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Senin (2/3), mengatakan perang antara AS dan Iran berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.
Menurut dia, tekanan harga masih bisa tertahan karena suplai minyak dari AS meningkat serta Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) turut menambah kapasitas produksi.
Ia menambahkan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurangi risiko gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah. Salah satunya melalui nota kesepahaman (MoU) yang memungkinkan Indonesia memperoleh suplai minyak dari luar kawasan tersebut.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
#konflik-iran-israel #konflik-as-iran #den #dewan-energi-nasional