Melestarikan Tradisi Bubur India Koja di Masjid Jami Pekojan Semarang
Tradisi bubur India Koja di Masjid Jami Pekojan Semarang digelar tiap Ramadan, melibatkan warga secara sukarela untuk berbuka puasa bersama.
(Bisnis.Com) 11/03/26 14:25 161834
Bisnis.com, SEMARANG — Tradisi pembagian bubur India Koja untuk menu berbuka puasa di Masjid Jami Pekojan kembali digelar pada bulan Ramadan 1447 H/2026 oleh pengurus masjid dan warga sekitar. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi yang terus dipertahankan setiap tahun dengan melibatkan masyarakat sekitar secara sukarela.
Marbot Masjid Jami Pekojan, Ahmad Sahirin, menuturkan bahwa ia telah meneruskan tradisi bubur India Koja ini sejak tahun 2013 lalu. Sahirin juga mengungkap bahwa kegiatan pembagian bubur India Koja ini dilaksanakan selama satu bulan penuh hingga malam takbiran.
Setiap hari, sekitar 200 porsi bubur dibagikan kepada para jemaah maupun warga sekitar yang rutin datang untuk beribadah sekaligus berbuka puasa bersama di masjid.
“Saya di sini itu meneruskan orang-orang yang terdahulu. Alasan memilih bubur India Koja buat menu berbuka puasa karena makanan ini enak dan masaknya juga relatif mudah,” tutur Sahirin saat ditemui di Masjid Jami’ Pekojan, Minggu (8/3/2026).
Lebih lanjut, terkait proses memasak, Sahirin menyebut bahwa warga sekitar turut dilibatkan secara sukarela untuk membantu menyiapkan hidangan berbuka puasa tersebut. Warga yang terlibat memiliki beberapa tugas mulai dari memasak hingga menyiapkan makanan dan minuman tambahan.
“Yang terlibat masak biasanya hanya 2-3 orang saja. Tapi yang membantu banyak, karena ada yang bikin teh, ada yang bikin susu, dan ada yang membagikan kurma juga,” tambahnya.
Setiap hari, persiapan memasak bubur India Koja dilakukan sejak pagi sekitar pukul 09.00-10.00 WIB. Berbagai bumbu akan disiapkan terlebih dahulu sebelum proses memasak dimulai setelah waktu shalat Dzuhur. Dibutuhkan waktu 2-2,5 jam untuk memasak bubur hingga tanak.
Sejumlah bahan yang digunakan dalam pembuatan bubur India Koja di antaranya adalah wortel, daun bawang, bawang merah, bawang putih, jahe, serai, kayu manis, daun salam, hingga daun pandan. Perpaduan bahan-bahan tersebut menghasilkan cita rasa yang khas pada bubur India Koja. Sumber dana untuk membeli bahan berasal dari sumbangan donatur. (Fadya Jasmin Malihah)
#bubur-india #bubur-india-koja #masjid-jami-pekojan #tradisi-bubur-india #berbuka-puasa #ramadan-semarang #masjid-pekojan #bubur-india-semarang #tradisi-ramadan #bubur-india-ramadan #masjid-jami-semara