Pertamina Akui Kelangkaan Solar dan Pertalite di Lintas Timur Sumatra, Salah Satunya karena Ini

Pertamina Akui Kelangkaan Solar dan Pertalite di Lintas Timur Sumatra, Salah Satunya karena Ini

Pertamina mengakui kelangkaan solar dan pertalite di Sumatra Timur saat mudik Lebaran 2026, disebabkan antrean panjang dan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

(Bisnis.Com) 18/03/26 10:15 168008

Bisnis.com, PEKANBARU - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite di jalur lintas timur Sumatra selama musim mudik Lebaran 2026 mendapat respons dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU sepanjang jalur tersebut menjadi pemandangan yang tak terhindarkan dalam beberapa hari terakhir.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi mengakui antrean panjang memang terjadi, bahkan di sejumlah SPBU jumlah kendaraan yang mengantre mencapai lebih dari 30 unit, didominasi oleh truk.

"Antrean panjang sampai terlihat ada kendaraan antre lebih dari 10 kendaraan, ada yang 20 bahkan 30. Apalagi yang antre itu truk, tentu terlihat antrean panjang tersebut di SPBU," ujarnya Selasa (17/3/2026).

Sunardi menjelaskan, solar dan pertalite merupakan BBM bersubsidi yang memiliki kuota dan mekanisme pembelian khusus. Setiap pembelian diwajibkan menggunakan QR code guna memastikan penyaluran tepat sasaran dan sesuai kuota yang ditetapkan.

Dia mengungkapkan adanya indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk kepentingan industri yang turut memperparah kelangkaan di lapangan. Pertamina dan pengelola SPBU pun memperketat pengawasan melalui kewajiban penggunaan QR code di setiap transaksi.

"Ada juga yang disinyalir ada penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk industri. Kami di SPBU mengawal dengan mewajibkan QR code tersebut," ujarnya.

Sunardi menegaskan penyaluran BBM bersubsidi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pertamina. Jika ditemukan penyimpangan dalam penyaluran, baik Pertamina maupun pengelola SPBU wajib mempertanggungjawabkannya kepada negara.

"Jadi ada kuotanya sehingga ini menjadi tanggung jawab Pertamina dalam penyaluran BBM subsidi. Kalau ada penyimpangan, jadi tanggung jawab kami Pertamina dan SPBU untuk mengembalikan kepada negara," ujarnya.

Pertamina menyatakan akan terus memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi di jalur lintas timur sepanjang musim mudik, sekaligus berkoordinasi dengan aparat berwenang untuk menindak potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat pengguna jalan yang membutuhkan BBM untuk perjalanan mudik mereka.

#solar-kelangkaan #pertalite-kelangkaan #bbm-bersubsidi #spbu-antrean #jalur-lintas-timur #pertamina-patra-niaga #qr-code-bbm #penyalahgunaan-bbm #truk-antrean #kuota-bbm #distribusi-bbm #pengawasan-bb

https://sumatra.bisnis.com/read/20260318/533/1961172/pertamina-akui-kelangkaan-solar-dan-pertalite-di-lintas-timur-sumatra-salah-satunya-karena-ini