Jelang Nyepi dan Lebaran, Bank Raya Imbau Nasabah Utamakan Transaksi Digital
Bank Raya dorong nasabah bertransaksi digital dan waspada penipuan selama libur Nyepi dan Idul Fitri.
(Kompas.com) 18/03/26 14:12 168237
KOMPAS.com - Menjelang libur dan cuti bersama hari raya Nyepi 2026 serta Idul Fitri 1447 H, aktivitas transaksi perbankan diperkirakan meningkat seiring mobilitas masyarakat untuk mudik dan berlibur.
Merespons fenomena tersebut, Bank Raya mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam bertransaksi serta memanfaatkan layanan digital yang tersedia.
Direktur Digital dan Operasional Bank Raya Lukman Hakim mengatakan, kesiapan layanan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan kepada nasabah. Utamanya, di tengah lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama periode libur panjang.
“Kami mengimbau agar masyarakat melakukan transaksi secara digital untuk kemudahan dan keamanan transaksi,” ujar Lukman dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan transaksi biasanya terjadi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari belanja konsumtif, top up e-wallet, hingga penggunaan QRIS selama perjalanan.
Meski demikian, Bank Raya juga memahami kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai, baik untuk transaksi di pasar tradisional, transportasi lokal, maupun saat berkunjung ke destinasi wisata tertentu.
Untuk itu, nasabah tetap dapat melakukan penarikan tunai tanpa kartu melalui aplikasi Raya di jaringan ATM BRI dan ATM Bersama, Agen BRILink, serta layanan tarik tunai di Indomaret yang tersebar di seluruh Indonesia.
Lukman menambahkan, Bank Raya telah memastikan kesiapan jaringan teknologi informasi secara optimal dengan membentuk tim monitoring IT yang siaga selama periode libur.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh nasabah Bank Raya agar tetap berhati-hati dalam setiap transaksi perbankan yang dilakukan dan waspada ketika mendapatkan informasi dari pihak yang tidak dikenal untuk menghindari modus penipuan dan hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Lukman.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses dan andal agar masyarakat tetap dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama libur Nyepi dan Idul Fitri.
“Dengan begitu, masyarakat dapat tetap bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode libur dan cuti bersama Nyepi dan Idul Fitri,” imbuh Lukman.
Layanan tetap tersedia
Sebagai bank digital, Bank Raya terus meningkatkan layanan guna mendukung transaksi yang praktis selama masa liburan. Nasabah dapat mengakses berbagai fitur melalui aplikasi Raya, termasuk layanan pembayaran (biller) untuk kebutuhan sehari-hari.
Selama libur dan cuti bersama, Bank Raya tetap memastikan nasabah dapat mengakses layanan secara optimal melalui layanan Sapa Raya.
Layanan tersebut menjadi garda terdepan dalam memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memperoleh informasi produk, menyampaikan kendala transaksi, hingga melakukan pengaduan.
Adapun Sapa Raya dapat diakses melalui layanan telepon di nomor 1500494 ataupun WhatsApp di nomor 0812-1000-0494, yang tersedia setiap hari selama 24 jam penuh. Dengan begitu, nasabah tetap dapat terlayani kapan pun dibutuhkan, termasuk di tengah momen libur panjang.
Pada periode libur, Community Branch Bank Raya di sejumlah kota, seperti Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya juga tetap beroperasi dengan layanan terbatas pada 24 Maret 2026.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi bankraya.co.id ataupun kanal media sosial resmi Bank Raya di Instagram, TikTok, YouTube, dan X.
Waspadai penipuan
Mengacu pada imbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi penipuan selama periode libur.
Masyarakat diminta berhati-hati terhadap pesan SMS atau WhatsApp yang mencurigakan serta memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Jika menerima pesan yang diduga sebagai penipuan, nasabah disarankan segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau melalui kanal resmi pengaduan bank terkait.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang dikirimkan melalui pesan, serta tidak membagikan kode akses atau nomor pribadi, seperti PIN, kepada pihak lain.
Nasabah juga perlu menghindari menyimpan data penting di tempat yang mudah diketahui orang lain dan tidak memberikan informasi perbankan, baik nomor kartu, kode OTP, CVV/CVC, maupun kata sandi kepada siapa pun.
Setiap transaksi perlu diverifikasi dengan cermat, dan jika terdapat keraguan, sebaiknya menghentikan proses terlebih dahulu.
#nyepi #transaksi-digital #waspada-penipuan #bank-raya #lebaran