AS Loloskan Kapal Tanker Rusia Kirim Minyak ke Kuba

AS Loloskan Kapal Tanker Rusia Kirim Minyak ke Kuba

AS izinkan kapal tanker Rusia kirim 730.000 barel minyak ke Kuba, meredakan krisis energi akibat blokade. Keputusan ini hindari konfrontasi langsung.

(Bisnis.Com) 30/03/26 11:00 176176

Bisnis.com, JAKARTA - Amerika Serikat mengizinkan kapal tanker Rusia mengirim minyak mentah ke Kuba di tengah blokade energi yang telah berlangsung selama berbulan-bulan terhadap negara di Karibia itu.

Dikutip dari Antara, Senin (30/3/2026) kapal tanker yang membawa sekitar 730.000 barel minyak mentah itu diperkirakan akan berlabuh di terminal minyak Matanzas, Kuba, pada besok Selasa (31/3/2026) waktu setempat.

Laporan itu menyebutkan bahwa kiriman minyak tersebut dapat menopang kebutuhan energi Kuba selama beberapa pekan sebelum cadangan bahan bakarnya habis.

Disebutkan pula, pasokan minyak itu juga akan mengurangi tekanan pada pemerintah Kuba, yang sedang menghadapi keruntuhan ekonomi.

Pada Januari, pemerintah Amerika Serikat memberlakukan blokade minyak terhadap Kuba, sembari mengancam negara-negara yang mengirimkan bahan bakar ke negara itu.

Dalam salah satu insiden, AS bahkan mengusir kapal tanker yang menuju Kuba. Namun, dalam kasus terbaru ini, tidak ada perintah untuk menghentikan kapal tanker dari Rusia.

Antara yang mengutip The New York Times, menjelaskan Penjaga Pantai AS memiliki dua kapal patroli di perairan Kuba yang bisa mencegat kapal tanker Rusia, tetapi hal tersebut tidak dilakukan.

Keputusan itu dinilai untuk menghindari konfrontasi langsung dengan Rusia, setidaknya untuk saat ini.

Blokade minyak AS telah memperparah kondisi Kuba, menyebabkan pemadaman listrik, kelangkaan bahan bakar, lonjakan harga, dan memburuknya layanan kesehatan. Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengkritik kebijakan AS itu dan menilai langkah tersebut menyebabkan krisis kemanusiaan di Kuba.

Di tengah situasi itu, Presiden AS Donald Trump dilaporkan ingin menggulingkan Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel.

Trump bahkan mengatakan dirinya "mendapat kehormatan untuk menguasai Kuba" dan mengisyaratkan akan menggunakan kekuatan militer ke negara itu setelah perang melawan Iran.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga menegaskan perlunya perubahan dalam sistem pemerintahan di Kuba sebagai bagian dari reformasi ekonomi.

"Ekonomi Kuba perlu berubah, dan ekonomi mereka tak bisa berubah kecuali sistem pemerintahan mereka berubah," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, pemerintah Kuba menyatakan kesiapannya menghadapi Amerika Serikat.

"Militer kami selalu siap dan, sebenarnya, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk kemungkinan agresi militer," kata Wakil Menteri Luar Negeri Carlos Fernandez de Cossio kepada NBC News yang dikutip Antara.

#kapal-tanker-rusia #minyak-ke-kuba #blokade-energi #minyak-mentah-kuba #terminal-minyak-matanzas #kebutuhan-energi-kuba #tekanan-pemerintah-kuba #blokade-minyak-as #kapal-patroli-as #konfrontasi-rusia

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260330/620/1962948/as-loloskan-kapal-tanker-rusia-kirim-minyak-ke-kuba