NH Group Gaet China Wujudkan Investasi Pabrik Truk Listrik Rp10 Triliun
NH Group & Grand Seleron Indonesia menggaet investor China untuk merelokasi pabrik truk listrik ke Cilegon, Banten, dengan investasi Rp10 triliun.
(Bisnis.Com) 17/04/26 16:16 194680
Bisnis.com, JAKARTA — Nusantara Halid Grup (NH Group) bekerja sama dengan Grand Seleron Indonesia (GSI) berhasil menggaet Cang Kuang Mining Machinery (CKMM) untuk merelokasi pabrik truk, alat berat dan tongkang listrik dari Changzhou, China ke Krakatau Industrial Estate, Cilegon, Banten dengan investasi sebesar Rp10 triliun.
“NH Grup juga mengajak beberapa pabrik suku cadang terkait antara lain Global Mainstream Dynamic Energy Technology Ltd, pabrik Battery Energy Storage yang berlokasi di Changzhou, China menyuplai baterai untuk CKMM,” kata Andy Nursyam Halid, Direktur Utama PT Nusantara Halid dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Rencana investasi tersebut telah ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Jual beli Lahan Industri (PJLI) seluas 8 Ha antara PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) dengan PT Almas Mandiri Anugerah (AMA, anak usaha dari GSI) di Krakatau Industrial Estate Cilegon, Banten pada 26 Februari 2026.
Lahan tersebut akan diperluas menjadi 50 Ha untuk pabrik truk, alat berat dan tongkang listrik dengan investasi tanah saja sebesar Rp1,2 triliun.
Sebagai tindakan balasan, Direktur Utama PT KSI, Dazul beserta Direktur Pemasaran Rachman, dan Manager Pemasaran Yoyok mengunjungi pabrik CKMM di Changzhou pada tanggal 3 April 2026. Rombongan juga melihat langsung aplikasi pengisian bahan bakar listrik (BBL) untuk truk di Pelabuhan Changzhou, dimana pengisian BBL selama 1 jam dapat membuat truk bekerja selama 12 jam.
PT Nusantara Halid juga dalam proses negosiasi dengan pabrik baja Hunan Iron & Steel Group (HISG) untuk membantu PT Krakatau Steel mengimpor besi baja murni yang akan diolah menjadi bahan baku truk listrik, alat berat dan tongkang.
HISG yang berdiri 1997 dikenal sebagai perusahaan terbesar di Provinsi Hunan. Grup usaha ini memiliki kapasitas produksi baja tahunan sebesar 30 juta ton, dengan 36.000 karyawan tetap. Total aset mencapai 200 miliar yuan dengan pendapatan operasional 240 miliar yuan.
PT Nusantara Halid juga menandatangani MoU dengan Global Mainstream Dynamic Energy Technology, Ltd. untuk mengembangkan pasar di Indonesia khususnya produk Battery Energy Storage (BES). Penandatanganan diwakili oleh Dirut Andi Nursyam Halid dan Direktur Li Jian Dow.
#truk-listrik #pabrik-truk-listrik #investasi-pabrik-truk-listrik #nh-group #kendaraan-listrik #china-investasi #krakatau-industrial-estate #cilegon-pabrik #suku-cadang-truk #battery-energy-storage #ck