Aladin Pimpin Inisiasi, BSN Perkuat Fondasi: SIPA Jadi Motor Baru Pasar Uang Syariah
Bank Aladin Syariah, BSN, dan BCA Syariah berkolaborasi mengimplementasikan SiPA untuk memperkuat pasar uang syariah, meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi.
(Bisnis.Com) 23/04/26 17:08 200780
Bisnis.com, JAKARTA — Transformasi pasar uang syariah mulai menemukan momentumnya. Di tengah kebutuhan akan sistem likuiditas yang lebih aman dan efisien, Bank Aladin Syariah menggagas kolaborasi strategis implementasi Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA), bersama Bank Syariah Nasional (BSN) dan BCA Syariah.
Kolaborasi ini diarahkan untuk memperdalam Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS) sekaligus mendorong efisiensi dan keamanan transaksi berbasis prinsip syariah.
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar ekspansi instrumen, melainkan penguatan fondasi industri. Menurutnya, pendalaman pasar uang syariah menjadi krusial untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan sektor di tengah dinamika pasar keuangan yang terus berkembang.
“Pemanfaatan instrumen seperti SiPA memungkinkan transaksi antarbank dilakukan secara lebih efisien, aman, dan tetap sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Koko dalam acara penandatangan kerja sama, Rabu (22/4/2026).
Dari sisi tren, arah pergeseran pasar sudah terlihat jelas. Data Bank Indonesia menunjukkan instrumen secured seperti SiPA meningkat signifikan, dari nol pada 2020 menjadi sekitar 34% dari total transaksi PUAS pada 2024, dengan rata-rata transaksi harian mencapai Rp0,8 triliun dan diproyeksikan mendekati 40% pada 2025.
Di tengah momentum tersebut, BSN mengambil peran sebagai penguat struktur. Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menekankan bahwa implementasi SiPA harus dilihat sebagai bagian dari transformasi sistemik, bukan sekadar alat likuiditas jangka pendek.
“Penerapan transaksi SiPA ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pelaku industri sekaligus meningkatkan efisiensi pasar,” ujarnya.
Sebagai bank hasil spin-off Unit Usaha Syariah BTN yang kini menjadi salah satu pemain terbesar dengan aset Rp72,9 triliun, BSN memposisikan diri sebagai katalis dalam membangun sistem keuangan syariah yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing.
Sementara itu, BCA Syariah melihat kolaborasi ini sebagai langkah konkret untuk memperkuat tata kelola dan manajemen risiko industri melalui transaksi yang lebih akuntabel dan terstandar.
Inisiatif ini juga selaras dengan Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (BPPU) 2030 yang diusung Bank Indonesia, dengan fokus pada pengembangan produk, penguatan partisipan, dan integrasi infrastruktur pasar.
Meski demikian, tantangan struktural masih membayangi. Pangsa pasar perbankan syariah yang baru berada di kisaran 7–8%, serta tingkat literasi dan inklusi yang relatif rendah, menunjukkan bahwa inovasi seperti SiPA harus diiringi dengan peningkatan kepercayaan dan akses.
#syariah #pasar-uang-syariah #bank-aladin-syariah #bsn #sipa #pasar-uang-antarbank-syariah #transaksi-syariah #likuiditas-syariah #instrumen-syariah #transformasi-pasar-uang #kolaborasi-bank-syariah #e