Lewat CEC, SEP Bidik Peningkatan Produksi Jagung

Lewat CEC, SEP Bidik Peningkatan Produksi Jagung

PT Sumber Energi Pangan (SEP) kembangkan Corn Edu Center (CEC) untuk tingkatkan produktivitas jagung dan kesejahteraan petani dengan ekosistem terintegrasi.

(Bisnis.Com) 02/05/26 15:15 209155

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sumber Energi Pangan (SEP), entitas Grup Triputra di sektor perkebunan, menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan produktivitas jagung nasional. Salah satunya melalui pengembangan Corn Edu Center (CEC).

CEO Sumber Energi Pangan Johannes Soelistyo mengatakan saat ini kapasitas produksi jagung perseroan mencapai sekitar 500.000 ton per tahun. Adapun penjualan mayoritas disalurkan ke industri pakan ternak, seperti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA).

“Untuk meningkatkan produktivitas jagung perseroan, sekaligus petani di Tanah Air, SEP mengembangkan Corn Edu Center (CEC),” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Selain itu, perseroan juga mengembangkan program inclusive closed loop system atau ekosistem inklusif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari petani, pemerintah, sektor swasta, hingga lembaga keuangan.

Dalam skema tersebut, petani mendapatkan akses terhadap sarana produksi seperti benih dan pupuk, pendampingan praktik pertanian yang baik (good agricultural practices/GAP), hingga akses pembiayaan dengan bunga rendah.

Di sisi lain, sektor swasta memberikan jaminan penyerapan hasil (offtake), sementara pemerintah mendukung melalui infrastruktur dan pendampingan.

Model ini juga dilengkapi dengan skema asuransi serta jaminan pasar, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus pendapatan petani secara berkelanjutan

Johannes menjelaskan, CEC tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelatihan, tetapi juga menjadi model pertanian terintegrasi berbasis klaster dengan pendampingan intensif kepada petani.

"CEC dirancang untuk mendorong transformasi pertanian jagung melalui pendekatan ekosistem terintegrasi, mulai dari penyediaan input, pendanaan, hingga jaminan penyerapan hasil panen," paparnya.

Program ini menargetkan peningkatan produktivitas petani secara bertahap, dari kisaran 2—3 ton per hektare menjadi 4—4,5 ton per hektare pada tahap awal, hingga mencapai 8—10 ton per hektare dalam jangka panjang.

Selain itu, CEC juga ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas hingga 25% serta menjangkau sekitar 20.000 petani dengan pelatihan kepada 2.000 petani dalam 10 pusat edukasi.

Sebagai bagian dari ekspansi, SEP berencana menambah 12 unit CEC sepanjang 2026, dari posisi saat ini sekitar 5 unit CEC.

Sejumlah implementasi program CEC telah menunjukkan hasil awal. Misalnya, di Manggarai, hasil panen demonstrasi (demoplot) mencapai sekitar 12,2 ton per hektare dalam kondisi kering, sementara di Sumba Barat Daya mencapai 7,5 ton per hektare.

Melalui pengembangan CEC, perseroan berharap dapat memperkuat produktivitas jagung domestik sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui penerapan praktik pertanian modern dan terintegrasi.

#jagung-nasional #produktivitas-jagung #corn-edu-center #sumber-energi-pangan #sep-jagung #peningkatan-produktivitas #petani-jagung #ekosistem-inklusif #inclusive-closed-loop #pendampingan-pertanian #j

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260502/99/1970833/lewat-cec-sep-bidik-peningkatan-produksi-jagung