BPS: Mesin dan Perlengkapan Industri Dongkrak Impor Nonmigas Kuartal I/2026
Impor nonmigas Indonesia Q1 2026 naik, didorong mesin industri 22,10% dan elektrik 17,91%, mencerminkan ekspansi produksi domestik.
(Bisnis.Com) 04/05/26 12:11 210228
Bisnis.com, JAKARTA — Lonjakan impor komoditas utama nonmigas pada kuartal I/2026 didorong kuat oleh mesin dan perlengkapan industri, mencerminkan ekspansi produksi domestik yang semakin intensif.
Badan Pusat Statistik mencatat impor mesin dan peralatan mekanis tumbuh 22,10% menjadi US$9,44 miliar sepanjang Januari—Maret 2026. Komoditas ini menjadi penyumbang terbesar dengan pangsa 17,82% dari total impor nonmigas.
Kenaikan nilai tersebut sejalan dengan peningkatan volume sebesar 11,62% menjadi 1,12 juta ton. Perkembangan ini menunjukkan peningkatan kebutuhan peralatan produksi di sektor industri.
Sementara itu, impor mesin dan perlengkapan elektrik juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 17,91% menjadi US$8,02 miliar, dengan pangsa 15,14%. Lonjakan volume bahkan mencapai 50,82% menjadi 0,59 juta ton, menandakan percepatan adopsi teknologi dan peralatan elektronik.
Di sisi lain, impor plastik dan barang dari plastik tumbuh lebih moderat sebesar 1,50% menjadi US$2,55 miliar dengan pangsa 4,81%. Volume impor komoditas ini naik 7,42% menjadi 1,65 juta ton.
Struktur ini menunjukkan bahwa peningkatan impor lebih terkonsentrasi pada barang modal dan penunjang produksi, khususnya mesin dan peralatan, yang menjadi indikator ekspansi kapasitas industri dalam negeri.
#impor-nonmigas #mesin-industri #perlengkapan-industri #impor-mesin #peralatan-mekanis #impor-elektrik #adopsi-teknologi #peralatan-elektronik #impor-plastik #barang-modal #penunjang-produksi #ekspansi