Polisi Brasil Gelar Operasi Narkoba, PBB Desak Penyelidikan

Polisi Brasil Gelar Operasi Narkoba, PBB Desak Penyelidikan

Polisi Brasil menggelar operasi besar melawan Comando Vermelho di Rio, menewaskan 119 orang. PBB desak penyelidikan dan reformasi metode kepolisian.

(Bisnis.Com) 30/10/25 09:25 21135

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi Brasil melakukan operasi keamanan besar-besaran melawan bandar narkoba di Rio de Janeiro, Selasa (28/10/2025). Mereka menargetkan para pemimpin Comando Vermelho atau Red Command, yang menguasai kawasan kumuh di area setempat. Sejumlah korban jiwa berjatuhan dalam bentrokan ini.

Melansir Reuters, Kamis (30/10/2025), menurut Kepolisian Rio setidaknya 119 orang tewas, termasuk 4 petugas. Penggerebekan ini telah disiapkan sejak dua bulan lalu.

"Tingginya tingkat kematian akibat operasi ini sudah diperkirakan, tetapi tidak diinginkan," kata kepala Keamanan negara bagian Rio Victor Santos, dikutip Kamis (30/10/2025).

Operasi berlangsung menjelang Konferensi Pers Iklim PBB COP30. Namun, Victor mengatakan operasi pemberantasan geng narkoba tidak ada hubungannya dengan acara tersebut.

PBB Desak Penyelidikan

Melansir, Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (OHCHR), Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Türk pada hari Rabu meminta reformasi metode kepolisian setempat dalam melakukan operasi keamanan.

"Saya sepenuhnya memahami tantangan yang dihadapi dalam menghadapi kelompok kriminal yang terorganisir dengan baik dan brutal seperti Comando Vermelho; namun, daftar panjang operasi yang mengakibatkan banyak kematian – yang secara tidak proporsional memengaruhi orang-orang keturunan Afrika – menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana penggerebekan semacam itu dilakukan," ujar Türk.

Türk mendesak pihak berwenang menggelar penyelidikan yang cepat, independen, dan efektif terhadap peristiwa berdarah itu.

Türk juga meminta aparat setempat menggunakan operasi keamanan melalui pendekatan berbasis hak asasi manusia. Menurutnya, penggunaan kekuatan harus sejalan dengan prinsip legalitas, kebutuhan, proporsionalitas, dan non-diskriminasi.

Diketahui, penggerebekan ini salah satu yang mematikan sesudah operasi di tahun 2021 yang menewaskan 29 orang di lingkungan Jacarezinho dan pada 1992 yang menewaskan 111 tahanan saat Polisi Sao Paulo mengamankan Lembaga Pemasyarakatan Carandiru untuk menetralkan bentrokan.

#operasi-narkoba-brasil #polisi-brasil #comando-vermelho #red-command #rio-de-janeiro #korban-jiwa #pbb-desak-penyelidikan #reformasi-kepolisian-brasil #hak-asasi-manusia #penggerebekan-narkoba #operas

https://kabar24.bisnis.com/read/20251030/19/1924578/polisi-brasil-gelar-operasi-narkoba-pbb-desak-penyelidikan