Di KTT Asean 2026, Prabowo Ungkap Langkah Percepat Diversifikasi Energi
Pada KTT ASEAN 2026, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan diversifikasi energi untuk menghadapi ketidakpastian global dan meningkatkan ketahanan energi ASEAN.
(Bisnis.Com) 08/05/26 16:40 215796
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya langkah untuk mempercepat diversifikasi energi di tengah kondisi geopolitik global yang sedang panas.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 Asean di Mactan Expo, Cebu, Filipina, pada hari ini, Jumat (8/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Prabowo menyoroti bahwa ketegangan geopolitik dan gangguan berkepanjangan pada jalur-jalur utama global telah memberikan tekanan besar terhadap situasi energi di banyak negara, termasuk di kawasan Asean. Prabowo pun mendorong agar negara-negara Asean untuk mempercepat diversifikasi energi di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
“Gangguan berkepanjangan di sepanjang jalur global utama sudah memberikan tekanan yang sangat tinggi pada situasi energi negara kita dan tekanan itu tampaknya tidak akan mereda dalam waktu dekat,” ujar Presiden.
Prabowo pun menegaskan bahwa Asean harus bersiap menghadapi potensi gangguan jangka panjang. Sementara, ketahanan energi kawasan tidak dapat dibangun secara reaktif, tetapi harus dipersiapkan secara proaktif melalui pendekatan yang jelas dan berorientasi ke depan.
“Asean harus siap menghadapi gangguan jangka panjang. Ketahanan kita harus dibangun secara proaktif dengan pendekatan yang jelas dan berorientasi ke masa depan,” ujarnya.
Prabowo juga mengingatkan bahwa diversifikasi energi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.
Negara-negara Asean, menurut Prabowo, perlu bergerak lebih cepat dalam mencari sumber energi alternatif, memperluas energi terbarukan, serta memperkuat kesiapan menghadapi berbagai skenario global.
Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia pun telah mengambil langkah konkret untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah yang diambil di antaranya melalui pengembangan sumber energi alternatif dan terbarukan, pemanfaatan bioenergi, peningkatan penggunaan kendaraan listrik, serta pembangunan program tenaga surya berskala besar.
“Kita sedang mengembangkan alternatif, energi terbarukan, menggunakan bioenergi, juga meningkatkan penggunaan kendaraan listrik, dan kita sedang membangun program energi surya 100 gigawatt yang sangat ambisius yang ingin kita selesaikan dalam tiga tahun,” ujarnya.
#asean-2026 #prabowo-asean #diversifikasi-energi #ketahanan-energi #energi-terbarukan #geopolitik-global #energi-alternatif #kendaraan-listrik #bioenergi #program-tenaga-surya #ketegangan-geopolitik #j