Bisnis Perawatan Pesawat Arab Saudi Serap SDM Garuda Indonesia Group
Bisnis perawatan pesawat di Arab Saudi kembali menyerap tenaga profesional Indonesia dari afiliasi Garuda Indonesia Group.
(Kompas.com) 08/05/26 17:10 215848
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), afiliasi usaha Garuda Indonesia Group di bidang Business Process Outsourcing (BPO), kembali menambah penugasan tenaga profesional Indonesia untuk mendukung bisnis pemeliharaan pesawat atau maintenance, repair, and overhaul (MRO) di Arab Saudi.
Pada 11 April 2026, GDPS memberangkatkan 10 tenaga kerja high-skill sebagai Cabin Technician untuk mendukung proyek pemeliharaan pesawat di negara tersebut. Sebelumnya, pada 2-3 Februari 2026, perusahaan juga telah memberangkatkan 12 tenaga profesional untuk proyek yang sama.
“Ini bukan hanya tentang pengiriman tenaga kerja, tetapi bagaimana SDM Indonesia menunjukkan kualitas, disiplin, dan profesionalisme sehingga kepercayaan itu kembali diberikan,” ujar Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).
Dengan tambahan tersebut, total sebanyak 22 tenaga profesional Indonesia telah diberangkatkan GDPS untuk mendukung proyek pemeliharaan pesawat di Arab Saudi.
Keberlanjutan penugasan pada proyek yang sama disebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kualitas tenaga profesional Indonesia di sektor aviasi.
Menurut perusahaan, tenaga profesional Indonesia dinilai mampu menjaga kualitas kerja sesuai kebutuhan mitra internasional, sekaligus menunjukkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kerja yang disiapkan GDPS dalam mendukung industri aviasi global.
Tenaga Profesional Indonesia Dinilai Kompeten
Cornelis mengatakan, tenaga profesional yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan persiapan sesuai kebutuhan proyek serta standar industri internasional.
Ia menilai karakter tenaga kerja Indonesia yang adaptif, ramah, dan pekerja keras menjadi nilai tambah di mata pemberi kerja global.
“Tenaga profesional yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi dan persiapan sesuai kebutuhan proyek serta standar industri internasional,” kata Cornelis.
Menurut dia, pengalaman kerja di proyek internasional juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain memberi pengalaman kerja global bagi tenaga profesional, penugasan tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan industri nasional.
Perluas Kerja Sama Internasional
Sebelumnya, GDPS juga telah melakukan penempatan tenaga profesional ke berbagai negara, seperti Korea Selatan, Papua Nugini, dan Uni Emirat Arab.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan tenaga profesional perusahaan di pasar internasional.
Ke depan, GDPS menyatakan akan terus memperluas peluang kerja sama internasional sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi tenaga profesional Indonesia untuk memperoleh pengalaman kerja global secara aman.
Sebagai informasi, Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) merupakan perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) yang menjadi bagian dari Garuda Indonesia Group.
Perusahaan tersebut menyediakan layanan berbasis teknologi dan prinsip health, safety, security, and environment (HSSE) untuk mendukung produktivitas dan efisiensi bisnis jangka panjang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang#jakarta #garuda-indonesia-group #pt-garuda-daya-pratama-sejahtera